Akuo Energy Bangun PLTS di Beltim
By admin On 20 Nov, 2014 At 02:43 PM | Categorized As Daerah, INDO 24 | With 0 Comments

MANGGAR-(TERBITTOP.COM)-PT Akuo Energy Indonesia berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Rencana pembangunan ini diungkapkan, saat perusahaan yang membidangi energi terbarukan ini memberikan pemaparan dihadapan Bupati Beltim Basuri T Purnama serta para pejabat dari satuan kerja terkait di Ruang Rapat Bupati Beltim, Jum’at (22/11) pekan lalu.

Dalam presentasinya, PT Akuo yang diwakili oleh Executif Director M. Christophe Moyon, Project Development Manager Refi Kunaefi, dan Contraction Manager Askha Kusuma mengungkapkan, tujuan mereka berinvestasi ke Beltim adalah karena PT Akuo tidak ingin melihat pembangunan energi di Pulau Belitung dikembangkan dengan cara yang salah.

“Sebenarnya kita melihat Belitung sebagai suatu pulau terisolasi yang dalam beberapa tahun ke depan akan berkembang dengan pesat. Kita berharap Pulau Belitung yang sektor andalannya adalah pariwisata, orientasi pembangunan juga harus yang ramah lingkungan,” kata Refi.

Untuk tahap awal, perusahaan energi terbesar kedua asal Prancis ini akan membangun PLTS terpusat on grade 5 megawatt. Mereka membutuhkan 10 hektar tanah untuk pembangunan Agrinergie. Rencana lokasi pembangunan agrinergie akan dilakukan di belakang PLTD Padang atau di belakang komplek Perkantoran Terpadu Desa Padang Manggar.

Agrinergie merupakan penggabungan antara sektor pertanian dan energi. Mereka akan membangun green house yang atapnya sebagian merupakan penyerap energi matahari (solar cell) dan sebagian lagi merupakan kaca untuk tumbuhan, seperti sayur mayur, bunga, dan lain-lainnya.

“Saat ini kita masih nego. Jika tidak ada halangan berarti awal tahun 2015 kita sudah bisa bangun, dan diharapkan sebelum 2016 kita sudah bisa selesai. Pembangunan ini merupakan pilot project, jika sukses kita kemungkinan akan bangun yang lebih besar lagi,” ujar Refi.

Daya listrik yang dihasilkan dari PLTS nantinya akan dijual ke PLN. Hal ini diharapkan dapat menambah ketersedian listrik khususnya untuk Kabupaten Beltim.

Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi (DPPE) Kabupaten Beltim Harly Agusta menyambut positif rencana PT Akuo. Ia melihat pengembangan sumber energi terbarukan di Kabupaten Beltim sangat potensial dan berharap rencana pembangunan akan segera terealisasi.

“Di Kabupaten Beltim, potensi cahaya matahari itu rata-rata sekitar 1700 watt per meter persegi. Belum lagi angin, air dan lain-lain. Dan yang lebih seru lagi PLTS ini sangat ramah lingkungan, zero-emision. Kita pakai listrik tapi tidak mengotori udara. Sesuai dengan cita-cita Kabupaten Beltim untuk jadi Kabupaten eco-regency,” terang Harly.

PT Akuo Energy Indonesia merupakan anak perusahaan PT Akuo yang berbasis di Prancis. Selain energi matahari, mereka juga bergerak dalam bidang energi terbarukan seperti, air (hydro), angin (wind), biogas, dan biomas.(eko/yustami)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>