Perbaikan Kapal Tunda Tak Ganggu Pelayaran
By admin On 6 Dec, 2014 At 12:08 PM | Categorized As Kelautan dan Perikanan, Perhubungan | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Kapal tunda Tug Boat (TB) Bima 034 yang tenggelam ketika berada di dermaga perawatan kapal-kapal pemanduan di Pelabuhan Tanjung Priok, menjalani proses pengapungan untuk selanjutnya diperbaiki (docking).

General Manajer Wilayah I Jakarta, PT Jakarta Armada Indonesia (JAI) Capt. Medi Kusamana menyatakan,TB Bima 034 milik IPC merupakan kapal kecil ukuran panjang hanya 27 meter dan lebar 13 meter serta GT 299 tons. Kapal saat itu sedang menunggu perbaikan naik dock, yang rencana mulai dilakukan pada 5 Desember 2014, sehingga tidak mengganggu alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kondisi kapal kosong tanpa bahan bakar minyak, sehingga pencemaran tidak terjadi. Namun untuk pencegahan, maka dipasang oil boom disekitar kapal. Pengapungan rencana siang ini dibutuhkan 24 jam dan cukup menggunakan alat dari IPC tanpa crane,” ungkap Capt. Medi Kusmana, yang ditemui di PT Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (4/12).

Jika kapal sudah mengapung akan langsung naik galangan karena sudah direncanakan. “Sementara itu, di lokasi tenggelamnya kapal sudah didatangkan sejumlah peralatan untuk kegiatan pengapungan. Pekerjaan persiapan pengapungan sampai proses pengapungan berlangsung juga terus dilakukan sampai malam,” ujar Medi.

Dalam siaran pers yang ditandatangani Sekretaris Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II, Rima Novianti menyebutkan TB Bima 034 tenggelam hari Kamis ini pada pukul 02,30 WIB dini hari saat sandar di area workshop Pelabuhan Tanjung Priok. Jenis tug boat yang tenggelam adalah kapal tunda pelabuhan (Harbour Tug) yang dibuat pada tahun 2003 dengan kekuatan 3200 HP.

Kapal ini tidak dalam status melayani kegiatan tunda di pelabuhan, namun dalam status antrian untuk perbaikan kapal. “Akibat tenggelam kapal itu tidak ada korban jiwa, tidak terjadi pencemaran, pelayanan penundaan dan pemanduan kapal tetap berjalan dan tidak menggangu kegiatan keluar masuk kapal di alur,” katanya.

Sementara itu Humas PT Pelabuhan Tanjung Priok, Sofyan Gumelar menyatakan PT JAI adalah anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang melakukan kegiatan jasa pemanduan dan penundaan kapal.
“Jadi sudah sesuai dengan prosedur, karena berada salam lingkungan BUP yang mendapat kewenangan menjalani kegiatan pemanduan dan penundaan dari pemerintah,” ungkap Sofyan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kapal tunda bernama lambung TB Bima 304 (bukan TB Bima 34) yang melayani keluar masuk kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (4/12) dini hari tenggelam. Kapal itu sedang berada di dermaga perawatan kapal tug boat di dalam pelabuhan direncanakan menjalani docking. (dade)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>