Kampanye ‘Ayo Film Indonesia’ Sambut Hari Film
By admin On 13 Mar, 2015 At 06:27 AM | Categorized As Film, HIBURAN | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Ketua panitia Hari Film Nasional 2015, Lance Mengong mengatakan, Insan perfilman Indonesia akan merayakan peringatan hari film Indonesia ke-65 tahun 2015 pada tanggal 30 Maret 2015 dengan kampanye “Ayo! Film Indonedia”, sebuah ajakan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap film-film produksi anak bangsa.

Sementara itu, hadir juga Dirjen Kebudayaan, Kemdikbud, Prof Kacung Marijan, PhD, Reza Rahadian, aktor sekaligus Wakil Ketua I Panitia Perayaan Hari Film Nasional 2015, Joko Anwar, tokoh perfilman.

Bahwa hari film nasional 2015 dijadikan awal gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang strategis dan direncanakan dengan matang sesuai pemetaan situasi perfilman Indonesia saat ini.

“Selama satu tahun kedepan, kami akan melakukan kampanye Ayo! Film Indonesia secara terus menerus dan terencana melalui gerakan Ayop, Nonton Film Indonesia, Ayo! Stop pembajakan Film Indonesia, Ayo! Maju Film Indonesia, Ayo! Rawat Film Indonesia,” kata Lance.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan, Kemdikbud Prof Kacung Marijan, PhD menyambut baik gerakan ini dan menyatakan komitmen pemerintah untuk membantu para penggiat film untuk menjalankan program-program secara transfaran.
Kacung Marijan berharaf, peringatan hari film nasional 2015 dapat dibuat dengan spesial bagaimana agar masyarakat akan lebih tertarik untuk menonton film Indonesia.

“Kemdikbud akan menfasilitasi para insan film dalam kebijakan penunjang industri perfilman untuk mempercepat pertumbuhan positif perfilman Indonesia,” kata Dirjen Kebudayaan saat jumpa pers di gedung Kemdikbud, Jakarta, Kamis (12/3).

Prof Kacung mengatakan, acara puncak Hari Film Nasional tahun 2015 direncanakan di Istana Negara tanggal 30 Maret 2015 yang langsung dihadiri Presiden RI Joko Widodo.

“Bagaimana mendorong masyarakat untuk mencintai film Indonesia, dan para insan film untuk lebih kreatif dan produktif dalam pembuatan film, serta mendorong bioskop untuk memutar Film Indonesia,” katanya.

Joko Anwar, tokoh perfilman di Indonesia berharap, agar pemerintah berusaha meninjau dan membenahi peraturan perundang-undangan dan kebijakan penunjang industri perfilman baik kualitas maupun kuantitas.

“Semua pemangku kepentingan harus bersinergi kalau mau perfilman nasional maju. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” kata Joko. (dade)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>