OTT Pungli Akan Berlanjut ke Daerah
By admin On 11 Oct, 2016 At 03:11 PM | Categorized As Perhubungan | With 0 Comments

ott-pungli1JAKARTA-(TERBITTOP.COM)- Pemerintah akan menggelar operasi pemberantasan pungutan liar di berbagai kementerian dan instansi pemerintah di seluruh daerah. Penindakan berskala nasional tersebut akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang sudah bekerja maksimal membongkar kasus tangkap tangan dugaan pungutan liar perizinan di kementeriannya agar dapat memberikan efek jera bagi para oknum pelaku

“Saya memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang sudah bekerja maksimal membongkar kasus ini, semoga dapat memberikan efek jera bagi para oknum pelaku,”kata Menhub Budi Karya Sumadi kepada wartawan dalam pernyataan tertulis yang disampaikan Staf Khusus Menteri Perhubungan
Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Internasional Dewa Made Sastrawan.

Menhub meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk segera menghentikan praktik KKN di semua tingkatan dan menjadikan ini momentum introspeksi agar institusi ini benar-benar menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang berintegritas.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menyebutkan sebanyak enam orang telah ditangkap untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus pungutan liar (pungli) di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Ada enam pelaku kami tangkap akan kami periksa, beberapa petugas dari dirjen perhubungan laut, kemudian satu orang dari calonya,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan usai melakukan penggeledahan di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Ia mengatakan oknum yang ditangkap merupakan pegawai biasa dan salah satunya merupakan calo dari perusahaan pendukung dokumen-dokumen laut.

Irjen Iriawan juga menjelaskan uang hasil pungli tersebut ditemukan di lantai enam dan kemudian lanjut naik ke atas lantai 12. Uang yang ditemukan total dalam penampungan sebanyak Rp 60 juta dan dalam rekening penampungan sebanyak Rp 1,2 miliar.

“Nanti akan kami dalami, karena di Kemenhub di Direktorat Jenderal Kelautan ada sebanyak 152 perizinan. Ada buku pas, buku ganti warna dan ganti panjang kapal, itu semua terkait administrasi perkapalan,” katanya.

Perizinan Kelautan

Saat gelar barang bukti OTT di lantai enam Kemenhub,pejabat Kemenhub ini diduga terkait pengurusan perizinan di Ditjen Perhubungan Laut. Uang tunai Rp 95 juta serta buku rekening mencapai Rp 1 miliar. OTT pejabat Kemenhub ini diduga terkait pengurusan perizinan di Ditjen Perhubungan Laut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan hasil OTT di lantai enam ditemukan uang tunai Rp 34 juta. Kemudian di lantai 12 ditemukan uang tunai Rp 61 juta. Selanjutnya ditemukan juga uang tunai senilai Rp 1 miliar dalam tabungan yang diduga hasil pungutan liar soal
pengurusan perizinan.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga saat ini melakukan pemeriksaan terhadap para pegawai kementerian. Sedikitnya ada enam orang yang saat ini diperiksa dan diduga sebagai tersangka. “Enam orang diperiksa, diduga sebagai tersangka,” ujar Boy. Adapun enam orang terduga tersangka tersebut yakni dua orang PNS, satu orang dari swasta dan tiga orang tenaga honorer.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan, operasi tangkap tangan di Kemhub membuktikan pejabat negara masih kerap menyalahgunakan perizinan untuk meraup keuntungan pribadi.

“Ini bukti nyata pelayanan belum bebas dari pungli,” ucapnya.

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pungutan liar atau pungli terkait administrasi di laut oleh oknum dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Saya perintahkan langsung tangkap dan pecat oknum yang terbukti, segera hentikan praktik pungli, utamanya terhadap pelayanan kepada masyarakat,” kata Presiden Joko Widodo.

Ia menjelaskan hanya ingin meninjau langsung dan memastikan proses penggeledahan terhadap dugaan praktik pungutan liar. Jokowi juga mengingatkan kepada seluruh instansi dan lembaga menghentikan praktik pungli karena sudah ada OPP.(ant/rep/ris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>