Prof Haryono : Mahasiswa Harus Dorong Ekonomi Dan Koperasi
By admin On 17 Jul, 2017 At 11:16 PM | Categorized As Pendidikan | With 0 Comments

haryono-di-unairSURABAYA -(TERBITTOP.COM)-Pakar Pemberdayaan Prof Dr Haryono Suyono yang juga Menko Kesra dan Taskim di era Presiden Soeharto meminta mahasiswa untuk menunjukkan tingkah yang baik selama melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di desa. Mahasiswa harus menghidupkan kembali lingkaran kecil seperti Posyandu,PAUD,Koperasi dan kegiatan ekonomi di desa.

“Pembangunan harus dimulai dari mahasiswa dan dari keluarga, sehingga diharapkan nantinya para mahasiswa akan menjadi sarjana yang siap mengabdi kepada masyarakat.Mahasiswa harus bisa menunjukkan tingkah laku yang baik dan bisa menjadi contoh bagi rakyat desa. Dengan demikian nantinya para mahasiswa akan dikenang oleh rakyat desa serta dicintai oleh rakyat desa,”tegas Prof Dr Haryono saat memberikan pengarahan dihadapan 3500 mahsiswa Unair, yang akan melakukan KKN Tematik Posdaya di 10 Kabupaten se-Jawa Timur, di Convention Hall Unai Surabya, Seni (17/7).

Dia juga mengajak mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila menggerakan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan arahan PBB.
“Mahasiswa Unair tidak boleh menjelekan dan harus menghargai masyarakat desa dan negara kesatuan Republik Indonesia. Mahasiswa harus bisa menunjukkan tingkah laku yang baik dan bisa menjadi contoh bagi rakyat desa. Dengan demikian nantinya para mahasiswa akan dikenang oleh rakyat desa serta dicintai oleh rakyat desa,”paparnya.

Dikemukakan selama ini mahasiswa Unair tidak boleh menjelekan dan harus menghargai masyarakat desa dan negara kesatuan Republik Indonesia. Mahasiswa harus bisa menunjukkan tingkah laku yang baik dan bisa menjadi contoh bagi rakyat desa. Untuk itu kegiatan Koperasi dan kegiatan ekonomi supaya didorong untuk dikembangkan oleh para mahasiswa yang terjun ke desa.

Bahkan lanjut Prof Haryono yang juga Guru Besar Unai menekankan juga Posdaya dijadikan ajang pertemuan yang menarik di desa, meski pun nantinya akan bertemu dengan banyak orang, mereka itu ada baik dan ada yang kurang baik. Mahasiswa diharapkan mampu merubah masyarakat desa yang kurang baik, menjadi manusia-manusia yang berguna, bagaikan merubah kepompong menjadi kupu kupu dan menjadi manusia yang dicintai oleh masyarakat.

“KKN harus berbasis Pancasila, program nya sesuai dengan arahan PBB yaitu Sustainable Development Goal’s atau SDGs. Universitas Airlangga harus ditunjung tinggi dan terus disuarakan ditengah tengah masyarakat luas,”ujarnya.

Dia juga berpesan mahasiswa diharapkan mampu merubah masyarakat desa yang kurang baik, menjadi manusia-manusia yang berguna, bagaikan merubah kepompong menjadi kupu kupu dan menjadi manusia yang dicintai oleh masyarakat. KKN harus berbasis Pancasila, program nya sesuai dengan arahan PBB yaitu Sustainable Development Goal’s atau SDGs. Universitas Airlangga harus ditunjung tinggi dan terus disuarakan ditengah tengah masyarakat luas.

Semenyara Letkol TNI Didik Supriyadi yang mewakili Pangdam V Brawijaya mengatakan,perbedaan adalah kemenangan. Universitas Airlangga telah mencanangkan dan menjadi excellence with morality. Mahasiswa diharapkan dalam KKN ikut membantu memperoleh dan mewujudkan ketahanan nasional.

“Yang harus dibangun adalah ideologi bangsa yaitu Pancasila. Mahasiswa diharapkan untuk mengajak masyarakat desa untuk tetap berpegang kepada ediologi Pancasila, karena akhir akhir ini mulai muncul kelompok kelompok yang akan menggantikan idiologi Pancasila dengan ediologi lainnya,”ungkapnya. Selain itu mahasiswa diharapkan memahami sejarah bangsanya, karena dengan mempelajari dan memahami sejarah bangsa, maka kita akan tetap kokoh dan bisa mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia.

Rektor unair yang diwakili oleh Wakil rektor Unair, Prof Djoko Santoso, dr, PhD mahasiswa harus mampu menjawab berbagai tantangan terutama dalam mensejahterakan rakyat karena mahasiswa nantinya akan menggantikan para pemimpin bangsa dikemudian hari.

Sementara itu Ketua LP4M UNAIR, Prof Dr Yusuf Iriyanto, M. Com mengatakan,Unair menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan kritikan dan masukan untuk perbaikan Uniar ke masa depan. Dilaporkan jumlah mahasiswa peserta KKN yang diterjunkan saat ini berjumlah sekitar 3500 mahasiswa dari berbagai jenjang, dan periode ini diterjunkan ke 10 Kabupaten kota di 37 kecamatan dan hampir 400 desa di wilayah Jawa Timur. Tahun ada perubahan yang sangat menggembirakan, karena KKN tematik ini disesuaikan dengan program SDG’s dan program revolusi mental.(ris)
haryono-di-unair2

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>