Disita Uang Rp6 Miliar dari Tersangka Pengadaan Susuk KB
By admin On 16 Nov, 2017 At 03:59 AM | Categorized As Hukum | With 0 Comments

kapuspenkum-kejagungJAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Kejaksaan Agung menyita uang Rp6 miliar dari dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan susuk KB II Tahun anggaran 2014-2015 di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN)Pusat.

Kapuspenkum Kejagung Mohammad Rum kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/11) mengatakan uang tersebut masing-masing disita dari tersangka LW Rp3 miliar dan dari tersangka YW Rp3 miliar.

Dikatakan Rum uang tersebut disita berdasarkan surat perintah penyitaan Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Nomor B-96 dan B-97/F.2/Fd.1/11/2017 tanggal 16 November 2017.

“Saat ini uangnya sudah dititipkan di rekening BRI milik Kejaksaan Agung Nomor 0193-01.00082230.8,” kata Rum.

Namun juru bicara Kejagung ini yang mengakui jumlah uang yang disita dari kedua tersangka masih jauh dari perhitungan sementara kerugian negara yang mencapai Rp111.261.298.154.

Dalam kasus ini Kejagung telah menetapkan empat tersangka yaitu LW (Direktur PT Djaja Bima Agung), YW (Direktur PT Triyasa Naga Mas Farma), KT (PNS/mantan Kasi Sarana Biro Keuangan BKKBN) dan SCS (Kepala BKKBN Pusat).

Dari ke empatnya itu dua tersangka telah ditahan yaitu tersangka SCS di Rutan Salemba cabang Kejagung dan KT di Rutan Khusus Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sedangkan tersangka YW, kata Rum, berstatus tahanan kota dengan pertimbangan yang bersangkutan sudah berusia 71 tahun dan dalam keadaan sakit sehingga perlu perawatan.

“Ada rekam medik dan surat keterangan dokter terkait status tersangka YW,” tutur mantan Wakajati DKI Jakarta ini.

Kasus yang disidik Kejagung ini berawal ketika Satker Keluarga Berencana dan Kesehatan Produksi (KB-KR) pada Direktor Jalur Pemerintah BKKBN Pusat melaksanakan kegiatan pengadaan susuk KB II/Implant Batang Tiga Tahunan plus inserter dengan pagu anggaran Rp191.340.325.000 dari APBN sesuai DIPA BKKN.

Pada saat proses pelelangan berlangsung, adanya penawaran harga yang dimasukkan oleh para peserta lelang adalah berada dalam 1 (satu) kendali yakni, PT. Djaya Bima Agung yang juga sebagai peserta lelang sehingga, harga-harga tersebut adalah harga yang tidak wajar dan menyebabkan rendahnya tingkat kompetensi.(did/ris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>