Bio Energi Produk dari Limbah Jagung di Sumbawa
By admin On 10 Feb, 2018 At 03:28 AM | Categorized As Kesra | With 0 Comments

limbah-jagungJAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Bersama Dirjen M. Nurdin, mewakili Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo yang sedang di daerah bersama Presiden, Wakil Presiden Gim Co, Mr Kim Cheol Min yang langsung datang dari Korea, Dirut Alam Bumi Cemerlang, Sumadi Suparjo dan Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah menanda tangani MOU kerja wama antara berbagai pihak untuk membangun pabrik Bio Energi di Sumbawa dengan mananfaatkan limbah jagung.

Pemanda tanganan ini disaksikan pula oleh Dirut BRI, Ketua Dewan Pakar Haryono Suyono, anggota Ivanovich Agusta dan pejabat teras lain dari berbagai instansi terkait di Jakarta belum lama ini.

Ketua Dewan Pakar Haryono Suyono mengatakan penanda tanganan itu merupakan kelanjutan dari Pertemuan Bisnis Antara Kementerian Desa PDTT bersama dua puluh Bupati dan wakil-wakil perusahaan Negara dan swasta serta perbankan yang diharapkan menjadi mitra dalam pengembangan Prukades, usaha skala besar antar desa yang sedang dikembangkan sebagai salah satu prioritas pemerintah untuk memacu kemajuan desa dan masyarakatnya guna membebaskan keluarga dari kemiskinan dan makin mandirinyamenjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera.

“Perusahaan Korea Gim Co yang diwakili oleh Wakil Presidennya Mr Kim Cheol Min yang memberikan sambutan pada peresmian itu sebelumnya telah mengirim wakil-wakilnya ke Sumbawa mengadakan penelitian, peninjauan dan mempelajari dengan seksama keadaan dan prospek bisnis di Sumbawa, sehingga pada waktu memberikan sambutan menyatakan bahwa usaha yang akan dikembangkan di Sumbawa bisa mirip dengan usaha mereka yang telah maju di Fiji,”kata Haryono Suyono.

Alasannya lanjut Haryono karena keadaan alam nampaknya ada kemiripan sehingga penggunaan limbah produk jagung yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan palet sebagai bahan bakar tergantikan akan sangat menguntungkan bagi investor maupun rakyat pada umumnya.

Sementara Wakil Bupati yang memberikan sambutan mengatakan wilayah Sumbawa telah siap dengan lahan dan produksi jagung sekitar satu juta ton yang dihasilkan sekitar 8 – 10 ton setiap hektar lahan yang ada. Sesungguhnya Sumbawa masih memiliki lahan lebih banyak namun di hutan yang perlu dikelola lebih baik dibanding keadaannya dewasa ini. Karena itu prospek masa depan lebih baik. Apalagi untuk pabrik ini telah tersedia pelabuhan yang memungkinkan angkutan ekspor dari produk ke manca negara dengan lebih baik lagi.

Dirjen M Nurdin yang mewakili Menteri menjelaskan Kementrian Desa PDTT siap memberikan bantuan fasilitasinya agar pelaksanaan MOU ini berjalan lancar karena produk yang dihasilkan ini adalah produk rakyat sehingga keberhasilannya akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat banyak.
Apalagi produk ini memanfaatkan limbah sehingga merupakan contoh bahwa usaha ini adalah usaha yang sangat akrab dengan lingkungan sebagai produk yang akrab lingkungan dan tidak meninggalkan limbah. Semoga segera dapat diselesaikan dan memberi manfaat yang besar untuk rakyat banyak,”jelas Nurdin. (haris)
limbah-jagung-1

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>