Posdaya Bisa Gabung BUMDes Memperkuat SMK
By admin On 19 Feb, 2018 At 08:25 AM | Categorized As Kesra | With 0 Comments

kunjungan-posday-flamboyan-ke-trilogiJAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Ketua Posdaya Plamboyan Bandung Barat, Ibu Nani Yuningsih bersama tim, berbincang-bincang dengan Ketua Dewan Pakar Kementerian Desa/PDTT Prof Haryono Suyono di kampus Universitas Trilogi, Jakarta belum lama ini. Aktifis Posdaya dari Bandung Barat ini “protes keras” karena dianjurkan agar Posdaya yang marak di banyak desa bergabung dengan SMK dan BUMDes yang sedang dikembangkan di berbagai desa di Indonesia.

Protes itu bukan karena tidak setuju tetapi karena Posdaya binaannya di Bandung Barat telah bergabung dengan BUMDes yang ada di desanya. Ibu Nani sendiri telah diangkat secara bulat sebagai Bendahara Pengurus BUMDes di Desanya.

Seperti diketahui, Ibu Nani awalnya adalah Bunda Paud yang sangat rajin bergerak dalam masyarakat dan termasuk pendiri Posdaya binaan Yayasan Damandiri dan Universitas Pendidikan Indondesia di Bandung yang gigih sehingga Posdaya Bandung Barat yang dikelola bersama para Bunda Paud dan masyarakat Bandung Barat beberapa kali menjadi juara tingkat Kabupaten, juara tingkat Provinsi dan menjadi langganan juara tingkat nasional.

Nama Ibu Nani berkumandang tidak saja di dalam negeri tetapi juga di luar negeri karena Posdaya yang dikelola bersama kawan-kawannya dan dibina oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu beberapa kali menjadi forum studi mahasiswa dari berbagai Negara yang mempelajari bagaimana masyarakat dan mahasiswa serta dosen bisa membina gerakan bersama untuk kepentingan masyarakat banyak.

Mahasiwa dari Asia, Amerika dan Jepang silih ke UPI dan beberapa perguruan tinggi lain di Bandung berdatangan belajar sehingga Bandung Barat dewasa ini menjadi salah satu referensi yang tidak asing bagi banyak perguruan tinggi di luar negeri.

Ketua Dewan Pakar Kementerian Desa/PDTT Prof Haryono Suyono mengatakan gagasan untuk melakukan terobosan strategis antara Kepala Desa dan Kepala Sekolah SMK yang ada di desa untuk mensinergikan kegiatan praktik siswa sesungguhnya telah dimulai di Jawa Timur yang melalui petunjuk Gubernur Jatim diberi subsidi kepada SMK untuk praktik di desa dan mengajak masyarakat desa, utamanya anggota Posdaya, agar ikut berlatih dan “mewariskan” hasil serta peralatan bekas pakai para siswa sebagai inventaris Posdaya desa.

“Para guru tidak bertambah kesibukannya karena masyarakat desa dengan sukarela membantu kelengkapan yang belum terbayangkan pada waktu sekolah pergi ke desa,”kata Haryono Suyono.

Apabila praktik di desa lanjut Haryono Suyono yang dikenal sebagai bapak pemberdayaan nasional itu dikaitkan dengan adanya aliran dana desa ke masing-masing desa. Kepala Desa dapat mengadakan kerja sama dengan Kepala Sekolah SMK setempat.

“Dalam hal Bandung Barat SMK Pertanian, SMK 45 dan SMK Bina Wisata, anak-anak mudanya bisa praktik lapangan di desa sesuai petensi desa yang bersangkutan sehingga para guru pembimbing lapangan dapat memanfaatkan potensi desa dan mengadakan analisis yang mendalam bagaimana mengolah potensi desa itu menjadi suatu industri pertanian atau perdagangan yang memanfaatkan potensi desanya,”ungkap Haryono.

Dijelaskan, potensi desa itu menjadi bahan utama dalam pembentukan BUMDes yang anggarannya dijamin dengan dana desa yang mengalir ke desa, suatu sinergi yang sangat indah. Karena itu pengalaman Ibu Nani dari Posdaya Plamboyan di Bandung Barat bisa menjadi contoh konkrit bahwa sinergi antara Posdaya dengan BUMDes dengan tenaga muda anak-anak SMK bisa menjadi suatu industri tingkat desa yang ampuh karena tenaga mudanya berasal dari desa, komoditasnya juga berasal dari desa dan hasil olahan mereka akan menjadi produk andalan desa.

“Kalau produk andalan itu ternyata ada di desa sekitarnya, maka beberapa desa bisa membentuk BUMDes Bersama atau kalau lebih besar dan luas lagi,maka bisa terbentuk Prukades yang wilayah dan cakupannya jauh lebih besar dan membawa keuntungan yang lebih banyak karena sifat olahannya menjadi sangat modern dengan cakupan lebih luas yang membawa manfaat antar desa atau kabupaten,”kata Haryono Suyono.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>