UMBARI Jambi Gelar EXPO Tematik Posdaya
By admin On 18 Mar, 2018 At 06:56 AM | Categorized As Pendidikan | With 0 Comments

psx_20180318_134146JAMBI-(TERBITTOP.COM)-Universitas Batanghari (UMBARI) Jambi menggelar Expo Posdaya menyusul kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Posdaya pada Jumat (16/3).

Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) Posdaya yang digalakkan oleh Yayasan Damandiri sejak tahun 2005 silam, bekerja sama dengan berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, yayasan tersebut telah banyak menghasilkan kelompok Posdaya di berbagai desa.

KKN Posdaya Universitas Batanghari (Unbari) di Jambi, sampai saat ini masih aktif mengembangkan posdaya. Di antaranya, dengan menggelar acara Expo KKN tematik Posdaya, bukti bahwa perguruan tinggi itu secara konsisten tetap melaksanakan KKN tematik Posdaya.

“Ini sebagai upaya mendorong proses pemberdayaan masyarakat dan keluarga di tingkat pedesaan,” ujar Prof Haryono Suyono kepada TERBITTOP, Minggu (18/3).

Tokoh Pemberdayaan Nasional yang kini menjabat Ketua Dewan Pakar Kementerian Pedesaan/PDTT mengatakan dewasa ini, banyak kelompok Posdaya menjadi embrio dari pengembangan BUMDes yang diprakarsai oleh Kementerian Desa PDTT di seluruh desa di Indonesia.

“Banyak pengurus Posdaya yang kegiatannya dalam bidang ekonomi menonjol berkat bimbingan berbagai Perguruan Tinggi, anggota pengurusnya oleh BUMDes ditunjuk menjadi pengurus,” jelasnya.

BUMDes sendiri dibentuk dalam rangka pengembangan kegiatan ekonomi pedesaan. Penggagas terbentuknya Posdaya Prof Dr Haryono Suyono mencontohkan, posdaya di Bandung Barat yang ketuanya dijadikan pengurus dalam BUMDes.

Expo yang diselenggarakan itu menggelar hasil-hasil yang diperoleh sebagai bukti karya postitf mahasiswa KKN mendorong pemberdayaan masyarakat. Dalam expo tersebut dipamerkan kemampuan masyarakat desa menyerap berbagai ilmu dan ketrampilan yang diajarkan oleh para mahasiswa.

Tidak hanya di Universitas Batanghari, saat ini kegiatan KKN mahasiswa dengan tema Posdaya masih tetap dilakukan, di berbagai perguruan tinggi. Seperti di Universitas Brawijaya, IPB Bogor, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, serta UII Yogyakarta dibarengi dengan pengembangan kegiatan Dosen Masuk Desa, atau Kampus Desa atau bahkan ada yang menyebut sebagai Sekolah Desa.

“Intinya adalah menempatkan dosen sebagai tenaga pengajar bagi para anggota pamong desa, yang sedang mempersiapkan BUMDes atau mengelola berbagai kegiatan yang berkaitan dengan mengalirnya dana desa ke desa-desa secara langsung,” kata Prof Haryono.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo yang dilapori kegiatan mahasiswa KKN seperti ini, memberi petunjuk dan mengajak, Pertides yang beranggotakan berbagai perguruan tinggi kalau memang minat bergabung, dalam rangka meningkatkan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Sekaligus, dalam upaya meningkatkan partisipasinya pada membangunan desa.

Bukan itu Mendes PDTT juga mengajak perguruan tinggi, untuk bekerja sama dengan punggawa desa atau aparat yang dikelola oleh Kementerian Desa PDTT. Secara gotong royong membangun desa dan keluarga yang sarananya dibangun secara bertahap, melalui penyediaan dana desa setiap tahunnya.

“Makin tnggi partisipasi masyarakat diharapkan tingkat kemiskinan makin mudah diselesaikan, mengantar keluarga desa makin sejahtera,” ujar Mendes PDTT. (haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>