Berdialog Dengan Pekerja Migran di Singapura, Inilah Harapan Jaksa Agung HM Prasetyo.
By admin On 27 Jul, 2018 At 01:29 AM | Categorized As INTERNASIONAL | With 0 Comments

psx_20180727_074048SINGAPURA-(TERBITTOP.COM)-Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Jaksa Agung Singapura dan mengikuti forum kerja sama negara ASEAN, Jaksa Agung HM Prasetyo SH berkesempatan meninjau pelayanan konsuler di KBRI Singapura, Rabu, (26/7)
.
Dalam kesempatan itu HM Prasetyo melihat proses pembuatan visa/passport, Buku Laut/Seaman, dan Kartu Pekerja Indonesia Singapura (KPIS).

Jaksa Agung juga berdialog dengan pekerja migran, para pelaut dan masyarakat, yang kesemuanya merasa puas dengan pelayanan karena adanya aplikasi berbasis IT yang memungkinkan informasi dan pelayanan dapat dilakukan secara komprehensif dan cepat.

Jaksa Agung meminta kepada Duta Besar, agar upaya pelayanan dan perlindungan khususnya terhadap pekerja migran dapat lebih ditingkatkan untuk memastikan agar upah yang mereka terima sesuai standar dan hak dasarnya terpenuhi.

“Sebaiknya kontrak kerja antara pekerja dengan majikan yang dilakukan di KBRI dapat melibatkan agen/penyalur sehingga dapat ikut bertanggungjawab ketika pekerja migrant dirundung masalah,” jelas HM Prasetyo.

Selain itu, Jaksa Agung HM Prasetyo juga meminta KBRI untuk memperhatikan secara serius pekerja migrant dan WNI yang tersangkut masalah hukum serta dicari tahu akar persoalannya sehingga dapat segera ditangani dan solusi terbaiknya untuk mereka.

“Oleh karenanya, kehadiran Atase Kejaksaan yang sebentar lagi akan ditugaskan di KBRI Singapura diharapkan tidak saja dapat membantu menyelesaikan persoalan hukum yang dialami para pekerja migrant, tetapi juga dapat memberikan konseling dan pemahaman sehingga mereka mengetahui aturan hukum dengan benar serta hak-hak dan kewajiban hukumnya,” tegas Prasetyo.

Setelah berdialog langsung dengan para pekerja migrant, para pelaut dan masyrakat Indonesia, kemudian Jaksa Agung berdialog dengan Duta Besar Singapura di Ruang Nusantara KBRI Singapura, yang juga turut dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Noor Rochmad, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Raja Nafrizal, SH, MH, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Darmawel Aswar, Asisten Khusus Jaksa Agung Dr Asep N Mulyana, serta beberapa staf KBRI Singapura.

Dalam dialog yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, Jaksa Agung antara lain menyampaikan tentang kebijakan penegakan hukum dan perkembangan hukum terkini di tanah air, serta berbagai capaian dan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kompetitif dan sejajar dengan negara-negara lain di dunia.

Untuk itu, Jaksa Agung mengharapkan Duta besar beserta segenap jajarannya untuk senantiasa mempromosikan Indonesia serta mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di tanah air.

Sementara itu Dubes RI di Singapura menyampaikan beberapa persoalan hukum, antara lain terkait kedudukan Singapura sebagai tempat transit yang tidak dapat mendeteksi barang-barang penumpang yang akan ke Indonesia melalui Bandara Changi.

Begitu pula halnya dengan indikasi adanya beberapa pertemuan internasional yang cenderung mendeskreditkan Indonesia, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi.

Duta Besar memuji langkah dan pendekatan yang dilakukan Jaksa Agung RI terhadap Attorney General Chambers Singapura, sehingga akan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan hukum yang terjadi di antara kedua negara.(haris)
psx_20180727_074136

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>