Yayasan Fikrul Akbar Mengantar Pembangunan Desa di Bekasi
By admin On 3 Oct, 2018 At 01:24 PM | Categorized As INSPIRASI POSDAYA | With 0 Comments

psx_20181004_060607Hari Sabtu lalu Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono bersama Staf Ahli Menteri Conrat telah berkunjung pada kegiatan yang marak dari Yayasan Fikrul Akbar yang didirikan sejak tanggal 22 Juni 2012 di Kampung Pulau Asem, Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi. Yayasan yang aktif dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan dan ekonomi dakwah keumatan ini pada hari itu mendatangkan ratusan ibu-ibu dan santrinya menyambut kedatangan tamu dari Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi yang sengaja diundang menyaksikan kegiatan mereka dalam bidang sosial dan ekonomi anggotanya.

Hadir pula Camat, Kepala Desa, perangkat militer dan polisi serta punggawanya sehingga Yayasan yang dipimpin seorang santri sekaligus pengusaha muda Heru Purnomo, ST yang bergerak dalam produksi karpet segala bentuk serta Ibu Yuli seorang aktifis penyandang disabilitas dari Malang, yang membantu Yayasan memberdayakan warga kampung yang sedang berkembang itu, kelihatan sumringah berbinar menerima tamu yang melimpah. Relawan santri lengkap memberikan demo tentang pembuatan karpet dan pemeliharaan bebek siap panen, lele dan Ibu-ibu menggelar kegiatan yang disiapkan untuk kunjungan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo yang gambarnya terpampang cerah dengan senyum lembut pada Masjid Fatimah yang megah penuh jamaah yang hari itu menyambut tamunya dengan pakaian paling indah dan senyum yang sangat membesarkan hati.

Yayasan yang bergerak dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan dengan menyelenggarakan pendidikan anak balita melalui PAUD serta memberi santunan anak-anak keluarga kurang mampu. Dalam bidang kesehatan Yayasan memberi bantuan pengobatan gratis kepada penduduk setempat serta menyelenggarakan kegiatan donor darah, pengobatan dengan mengundang petugas kesehatan dari dinas setempat serta memberikan bantuan lainnya kepada keluarga kurang mampu. Yayasan juga menyelenggarakan kursus ketrampilan bagi penduduk setempat, pengalaman pemeliharaan lele melalui beberapa kolam miliknya, pemeliharaan bebek yang jatah makanannya diolah dari bahan yang diambil dari sisa restoran yang ada di sekitarnya.

Dalam bidang ekonomi Yayasan menyelenggarakan kegiatan pelatihan usaha, memberi bantuan modal melalui sadakoh dan sistem asuhan lainnya. Kegiatan usaha ekonomi itu juga dikaitkan dengan usaha bisnis produk laku jual dengan memberi kesempatan masyarakat setempat mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga lain, termasuk pelatihan pembuatan kebun bergizi yang diselenggarakan HSC Center di Jakarta.

Dalam bidang sosial Yayasan menangani penduduk disabilitas dan bercita-cita membangun desa peduli disabilitas, komunitas inklusif yang tidak membedakan apakah seseorang menderita disabilitas atau normal, dikembangkan dalam suatu masyarakat bersama yang saling peduli dan menghormati sesamanya. Dalam bidang sosial ini Yayasan menerima bantuan dari keluarga mampu yang sering mengambil bagian yang sangat akrab dengan keluarga binaannya.

Dengan masuknya Yuli seorang penyandang disabilitas dari Malang dengan suami dan keluarganya maka Yayasan ini ingin bergerak lebih maju lagi dengan menggandeng Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Koperasi untuk membangun desa dan masyarakatnya sebagai bagian dari pembangunan nasional. Kepala Desa, Kepala Kampung dan semua aparatnya dilibatkan sehingga Yayasan seakan bertindak sebagai pelopor penggerak pembangunan desa dan masyarakatnya di desa tersebut.

Diharapkan apabila Desa membangun Bumdes, kegiatan ekonomi yang diawali oleh Yayasan bisa menjadi bagian dari kegiatan ekonomi Bumdes yang dibantu dana desa. Menteri Desa PDTT berjanji membantu masyarakat desa ini yang ingin memberi peran kepada penduduk disabilitas dengan kegiatan ekonomi agar menjadi insan mandiri dan sejahtera.

Setelah tamu semua berkumpul, acara dibuka dengan mendengarkan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an yang dibacakan dengan sangat indah oleh seorang tuna netra dengan suara merdu dan irama yang indah, menggerakkan pendengarnya seakan terbuai dalam naungan kasih sayang Tuhan Yang Maha pemurah. Bacaan indah itu dilanjutkan dengan mendengarkan uraian dari anak balita yang juga cacat tetapi hafal beberapa jus dengan bacaannya yang tidak kalah syahdunya.

Acara disusul sambutan Bupati Bekasi yang diwakili Camat dengan ucapan terima kasih dan salam dari Ibu Bupati yang kebetulan sedang sibuk dengan acara lain yang dianggap lebih penting. Sambutan Camat itu sekaligus memberi dukungan tekad besar Pimpinan Yayasan yang ingin bekerja ikhlas dan keras membantu masyarakat di desa itu untuk maju dan mandiri. Camat siap memberikan dukungan sekaligus meminta Kepala Desa dalam musyawarah desa menjelang tahun depan dapat memberi perhatian kepada desa yang siap maju tersebut.

Acara dilanjutkan sarasehan yang diawali sambutan pak Qonrat yang ditugasi Menteri Desa dengan uraian tentang pokok-pokok pembangunan desa dan masyarakat desa di seluruh Indonesia. Diserukan agar masyarakat bekerja keras membangun desa dan masyarakatnya bebas kemiskinan dan keterbelakangan. Pak Qonrat yang terlebih dulu menyampaikan salam Menteri Desa PDTT itu menjanjikan akan memberi laporan kepada Menteri tentang semangat masyarakat desa Babelan Kota yang antusiasmenya membangun ternyata sangat tinggi.

Tuan rumah Kyai Heru Purnomo memberi sambutan menegaskan niat dan tekadnya membantu masyarakat membangun dengan dukungan kegiatan pendidikan, sosial, ekonomi dan dakwah keagamaan agar masyarakat menjadi masyarakat yang maju dan takwanya kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa sangat tinggi.

Acara ditutup ajakan pak Haryono Suyono kepada seluruh warga untuk mengembangkan program dan kegiatan nyata, dimulai dengan mengatur kerapian dan kebersihan rumah, utamanya Aladin, Atap, lantai dan dindingnya memenuhi syarat rumah sehat, yaitu tidak berlantai tanah, memiliki jendela, memiliki dan menggunakan jamban keluarga kalau membuang kotoran, memiliki lingkungan yang indah dan bersih, selokan airnya mengalir jernih sehingga kesehatan keluarga terjamin. Anak-anak balita diajak ke Posyandu untuk ditimbang dan setiap bulan naik berat badannya, diajak masuk PAUD untuk mulai cinta sekolah, sekaligus ibu bapaknya bisa bekerja dengan tenang. Sesudah itu berlatih wira usaha agar berkembang menjadi keluarga yang sejahtera. Haryono mengajak keluarga berlomba antar keluarga selama bulan Oktober guna meraih hadiah yang akan dimintakan kepada Menteri Desa PDTT bagi keluarga yang tingkat kebersihan rumah dan lingkungannya tinggi. (Haryono Suyono, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>