Basarnas Hentikan Pencarian Korban Lion Air
By admin On 10 Nov, 2018 At 11:29 AM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments

psx_20181109_125145JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Badan SAR Nasional akhirnya menghentikan pencarian terhadap korban pesawat Lion Air JT 610 yang di perairan Tanjung Pukis Karawang pada 29 Oktober lalu.

Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhamad Syaugi mengatakan keputusan menghentikan pencarian korban berdasarkan hasil evaluasi dan analisa TIM yang sudah bekerja selama ini.

“Kami dari tim SAR Basarnas mengambil keputusan bahwa operasi SAR ini secara terpusat disudahi atau ditutup hari ini,” kata Syaugi di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu siang.

Dijelaskan Tim SAR atau Kantor SAR Jakarta dan Bandung tetap melaksanakan operasi SAR, kalau masih ada informasi, baik itu dari nelayan atau siapapun juga yang menemukan ada korban di daerah tersebut. Mereka tetap siaga 24 jam.

Hingga hari ketiga belas Basarnas berhasil mengevakuasi sebanyak 196 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban yang semuanya telah diserahkan ke pihak RS Polri untuk diidentifikasi.

Muhamad Syaugi operasi pencarian pada Jumat kemarin hanya menghasilkan temuan satu kantong jenazah.

Sedanhkan pencarian sejak Sabtu pagi hingga siang tidak membuahkan hasil.

“Berdasarkan evaluasi kita peninjauan ke TKP, rapat staf, dan masukan dari berbagai pihak, kemarin kita hanya menemukan satu kantong jenazah, itu pun hanya pagi hari,” ujar Syaugi.

Ia mengatakan, bagian tubuh korban tetap tidak ditemukan, baik di area pencarian bawah laut maupun pesisir Tanjung Pakis, Karawang. Walaupun operasi SAR terpusat dihentikan, Syaugi menyebut tim dari Kantor SAR Jakarta dan Bandung tetap bersiaga bila ada informasi temuan bagian tubuh korban.

Dipenghujung operasi pencarian, Syaugi mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk tim SAR gabungan yang mencari dan mengevakuasi para korban selama ini.

“Kami juga mohon maaf pada seluruh masyarakat terutama kepada keluarga korban apabila dalam pelaksanaan evakuasi korban ini belum menyenangkan semua pihak,”kata Muhamad Syaugi.

Dia menegaskan Tim Basarnas telah bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan evakuasi terhadap kornam dan badan pesawat.

“Kami sudah melaksanakan sekuat tenaga dengan kunci tiga yang selalu saya sampaikan bahwa pemerintah hadir, serious, dan bekerja pakai hati,” jelasnya.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak.

Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Tim DVI berhasil lagi mengindetifikasi sebanyak 79 penumpang, diantaranya laki 59 orang dan perempuan 20 orang.(har)
psx_20181102_233647

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>