HM Prasetyo Apresiasi Menko PMK Masukan Kejaksaan Tim Koordinasi
By admin On 28 Nov, 2018 At 08:38 AM | Categorized As Hukum | With 0 Comments

psx_20181128_141542DENPASAR– (TERBITTOP.COM)-Jaksa Agung HM Prasetyo menyambut baik rencana Kemenko PMK akan memasukan Direktur Sosial Budaya Kemasyarakatan yakni Direktur B pada Jam Intel Kejaksaan Agung untuk masuk dalam Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam Indonesia.

“Saya berterima kasih kepada Menko PMK Puan Maharani dan mengapresiasi akan memasukan Kejaksaan dalam Tim Koordinasi Pelestarian dan Alam Indonesia,” tutur Jaksa Agung HM Prasetyo SH menjawab TERBITTOP di sela sela Rakernas Kejaksaan RI 2018 yang berlangsung Hotel Inna Bali Beach, Rabu (29/11).

Seperti diketahui di Kejaksaan Agung pada bidang Jaksa Agung Muda Intelijen ada tiga Direktorat baru diantara Direktorat Sosial Budaya.

Direktorat B yang kini makin aktif melakukan berbagai kegiatan bersama Direktorat lainnya menjadi icon baru bidang intelijen dalam program menjadi negeri termasuk Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) dalam turut serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum untuk prepentif potensi konflik sosial.

Penguatan sinergi antar kementerian dan instansi serta lembaga pemerintah menjadi kunci agar semua kegiatan atau rencana yang akan dikerjakan dapat terselesaikan dengan baik tanpa ada kendala yang terjadi.

“Ini juga bagian dari penyelesaian diluar hukum dan sudah mulai terlihat dengan Keppres untuk penanggulangan bencana serta penyelesaian masalah konflik keagamaan tanpa harus melalui proses pidana,” ujar Prasetyo.

Untuk itulah kata Prasetyo dilakukan program jaksa menyapa, Jaksa Masuk Sekolah, Masuk Pesantren dan Jaksa Masuk Desa sebagai penekanan untuk upaya pencegahan.

“Dan ketika kita melakukan pencegahan dan ternyata ditemukan ada bukti yang tak terbantahkan maka kita harus menindak. Jadi kejaksaan sudah turut dalam penanggulangan bencana serta menjaga konflik sosial di masyarakat tanpa harus melalui proses pidana,” jelas.HM Prasetyo.

Seperti diberitakan sebelumnya usai Rapat Koordinasi Pemajuan Kebudayaan yang digelar Kejaksaan Agung pada Kamis (22/11), Asisten Deputi Warisan Budaya, Kemenko PMK, Pamuji Lestari mengatakan dalam Surat Permenko PMK nomor 20 tahun 2016 menyatakan Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam Indonesia menugaskan 12 kementerian dan 6 kelompok kerja (pokja), namun setelah dilakukan evaluasi dalam urusan Kebudayaan melibatkan banyak kementerian dan lembaga yang harus ikut terlibat.

“Kami akan usulkan untuk dilakukan revisi SKnya dengan menambah lebih banyak lagi kementerian maupun lembaga termasuk Direktur B Kejaksaan Agung, karena ini terkait warisan budaya yang luar biasa banyaknya variasi dan keanekaragaman,” kata Pamuji.

Dijelaskan saat ini ada 26 kementerian dan lembaga sedang dalam proses untuk diusulkan kembali masuk dalam Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam Indonesia.

“Dengan Undang-Undang Kemajuan Kebudayaan berharap kita dapat bersatu padu untuk menyelesaikan berbagai persoalan kebudayaan,” jelasnya.

Terkait digandengnya Kejaksaan Agung, dalam hal ini Direktur B pada Jaksa Agung Muda Pidana Intelijen (Jamintel), Pamuji Lestari mengaku baru mengetahui adanya direktorat dan kasubdit khusus yang menangani sosial budaya dan kemasyarakatan di Kejaksaan Agung.

“Sehingga dari 26 kementerian dan lembaga itu saya janji akan masukkan (Kejaksaan) ke dalam SK Kemenko PMK yang baru nanti,” jelasnya.

Menurut dia adanya direktorat dan kasubdit khusus yang menangani sosial budaya dan kemasyarakatan di Kejaksaan Agung menjadi sesuatu hal yang luar biasa dalam berkoordinasi, kreatif dan komunikatif dalam menyelesaikan persoaln yang berkaiatan dengan masyarakat khususnya sosial, budaya dan kemasyarakatan.(haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>