Kajari Makasar Dicky : JPU Tuntut Mati Dua Pembunuh Sadis Terkait Kartel Narkoba
By admin On 11 Apr, 2019 At 04:16 AM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments

MAKASAR – ( TERBITTOP.COM)-Kepala Kejaksaan Negeri Kota Makasar Dicky Rachmat Rahardjo SH mengungkapkan fakta fakta sidang dan alasan jaksa menuntut mati dua terdakwa pembakar rumah yang menewaskan satu keluarga di Jalan Tinumbu lorong 166B, Kecamatan Tallo,Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi pada tanggal 4 Agustus 2018 lalu.

“Benar kami menuntut mati dua terdakwa pembunuhan sadis satu keluarga yang dilakukan secara berencana, para terdakwa juga tersebut terkait kartel narkoba,” ungkap Kajari Makasar Dicky kepada TERBITTOP di ruang kerjanya, Selasa (9/4).

Dikatakan tuntutan mati itu dilakukan telah sesuai dengan fakta fakta sidang. Pelaku pembunuhan Andi Muhammad Ilham dan Zulkifli Amir merupakan eksekutor yang membakar langsung rumah milik Sanusi yang juga menjadi korban dalam pembunuhan itu.

“Selain itu terdakwa yang juga menjadi anak buah dari Akbar Daeng Ampuh, jaringan kartel narkoba yang juga otak dari pembunuhan ini,” jelas Dicky.

Dijelaskan sebelumnya, pembunuhan yang dilakukan kedua terdakwa didasari utang narkoba yang dimiliki oleh Ahmad Fahri, salah satu korban kepada Akbar Daeng Ampuh yang juga bos dari kedua terdakwa tersebut.

Daeng Ampu sendiri tewas dalam Lapas Kelas 1 A Makasar sebelum kasusnya bergulir di Pengadilan.

Karena tidak membayar utangnya puluhan juta Akbar geram dan menyuruh kedua anak buahnya itu untuk menghabisi nyawa Fahri dengan cara membakar rumah milik kakeknya, Sanusi, tempat Fahri tinggal. 

Selain Fahri, lima kerabatnya yang berada di dalam rumah itu juga ikut tewas terbakar.

Dalam peristiwa kebakaran yang dialami satu keluarga di Jalan Tinumbu tersebut, murni karena telah direncanakan para pelaku yang masuk dalam jaringan sindikat peredaran narkoba di Makassar.

Sidang yang dipimpin Hakim Supriyadi selaku Ketua Majelis Hakim dan hakim anggota lainnya Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Loleh, cukup menarik perhatian publik di kota ini bahkan keluarga korban minta kedua pelaku dihukum seberat-beratnya.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>