Pekerjakan Karyawan 24 jam, PT. Yongjin diduga Kangkangi Aturan
By admin On 26 May, 2019 At 07:24 AM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

SUKABUMI-(TERBITTOP.COM)-PT. Yongjin Javasuka Garment Factory II yang familiar disebut Yongjin 2 diduga telah mengangkangi aturan perundang-undangan tentang ketenagakerjaan. Pasalnya perusahaan garmen yang terletak di Jl. Raya Siliwangi KM. 35 RT. 03 RW. 11 Kampung Pajagan, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini mempekerjakan karyawannya selama 24 jam.

Menurut narasumber (red-karyawan) yang enggan disebutkan namanya, mereka bekerja dari pukul 07.00 pada hari jum’at 24 mei hingga pukul 07.00 sabtu 25 mei 2019. Ironisnya setelah itu mereka hanya diberi waktu 2 jam untuk pulang ke rumah dan kemudian harus bekerja kembali pada pukul 09.00 di hari yang sama. Beberapa hari sebelumya karyawan harus lembur hingga tengah malam bahkan hingga dini hari.

Menurut salah satu aktivis buruh di Kabupaten Sukabumi, Deni HR, hal tersebut jelas tidak sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan.
Lebih jauh Deni menjelaskan bahwa berdasarkan UU nomor 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan (selanjutnya disingkat UUK) mengenai waktu kerja pasal 77 ayat (2) hanya mengenal ketentuan waktu kerja 40 jam per minggu yang dapat diatur 8jam per hari untuk 5 hari kerja atau 7 jam per hari untuk 6 hari kerja dan hanya 5 jam kerja pada hari ke 6 atau yang biasa lebih dikenal dengan istilah setengah hari kerja pada hari sabtu.

“UU No 13 Tahun 2003 sudah sangat jelas menyebutkan dalam pasal-pasalnya. Seharusnya perusahaan harus memperlakukan jam kerja karyawan sesuai dengan Norma-norma hukum yang tertuang di UU tersebut.” Jelas Deni saat dihubungi awak media di Cicurug sabtu (25/05/19) Siang.

Selain itu, mengenai kelebihan waktu kerja, Deni menuturkan hal tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan nomor KEP.102/MEN/VI/2004 tentang waktu kerja lembur dan upah kerja lembur pada Pasal 3 ayat (1) lembur dapat dilakukan paling banyak 3 jam per hari atau 14 jam per minggu.
Deni menyatakan yang dilakukan PT. Yongjin beberapa hari ini sudah jelas tidak dapat dibenarkan karena menyalahi aturan yang ada.
“Jadi intinya tidak ada aturan yang menghalalkan perusahaan memperkerjakan Karyawan hingga 24 jam Nonstop seperti itu, aturannya sudah jelas maksimal hanya 3 jam per hari atau 14 jam per minggu.” Tegas Deni dengan nada kesal.

Hal senada disampaikan oleh salah satu Tokoh Masyarakat Cicurug, Fauzan Ali. Dia mengatakan Dinas Ketenagakerjaan yang seharusnya bertanggungjawab untuk melakukan monitoring perusahan-perusaan yang berada di wilayah kerjanya dan menindak tegas terhadap pelanggaran atau praktek-praktek perusahaan yang mencoba mengangkangi aturan.

“Dalam hal seperti ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi harusnya bertindak tegas karena mereka memiliki wewenang dan kewajiban untuk menindak perusahaan-perusahaan yang membandel dan melanggar aturan.” Kata Fauzan saat ditemui di kediamannya sabtu sore.

Fauzan sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh pihak managemen PT. Yongjin 2.
“Perusahaan tidak berprikemanusiaan, tenaga manusia itu ada batas nya, kerja kok sampai 24 jam kemudian pulang cuma 2 jam lalu harus kerja lagi.” Ucap Fauzan dengan nada miris.
“Ini bukan hanya melanggar aturan tenaga kerja tapi juga merampas hak karyawan untuk istirahat.” Tambah Fauzan.

Fauzan berharap hal ini segera sampai kepada dinas terkait dan dinas dapat langsung menindak tegas.

Sementara pihak managemen atau HRD PT. Yongjin 2 hingga berita ini ditayangkan tidak dapat dihubungi, awak media telah berusaha menghubingi namun hanya terhubung dengan managemen PT. Yongjin 3 yang bernama Haidar. Namun sayang, Haidar tidak dapat memenuhi permintaan wartawan untuk dapat terhubung atau bertemu dengan Managemen/HRD PT. Yongjin 2. (Roby)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>