Penangkapan Dua Jaksa Kejati DKI ‘Rusak Citra’ Lembaga
By admin On 28 Jun, 2019 At 03:10 PM | Categorized As Hukum | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Ditengah gaung pelaksanaan WBK/WBBM (Wilayah Bebas Korupsi) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani dua jaksa di Kejaksaan Tinggi DKI diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi. (KPK).

Jaksa Agung HM Prasetyo SH mengakui ada penangkapan dua jaksa yang bertugas di Kejati DKI.

“Benar ada dua jaksa di kejati DKI diamankan KPK terkait penanganan perkara,” kata HM Prasetyo kepada awak media Jumat (28/6).

Tim KPK telah membawa 5 orang ke Gedung KPK, yaitu: 2 Jaksa, 2 Pengacara dan 1 pihak swasta yang diduga sebagai pihak yang berperkara.

Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Sebelum 5 orang ini dibawa ke KPK, kami mendapat informasi dugaan transaksi suap terkait penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Terdapat barang bukti uang tunai dalam mata uang asing yang kami amankan dari lokasi, yaitu sekitar 21.000 dollar singapura. Proses perhitungan secara rinci sedang dilakukan.

Sesuai ketentuan UU KPK diberi waktu 1 x 24 Jam untuk melakukan pemeriksaan sebelum menentukan langkah penyidikan perkara yang di OTT.

Merusak citra,

Penangkapan jaksa ini dinilai dapat merusak citra kejaksaan, publik trust juga membuat langkah WBK di kejaksaan menjadi tercoreng.

“Apalagi Kejaksaan Tinggi DKI merupakan barometer bagi pelaksanaan WBK dalam membangun citra kembali Kejaksaan yang pernah terpuruk,”kata advokat Senior Selamat SH menanggapi Operasi OTT terhadap dua jaksa Kejati DKI

Tentu kata Selamet penangkapan ini mencoreng lembaga yang sudah mendapatkan penilaian baik WTP serta mulai terbangun publik trust.

Penangkapan ini juga merusak citra Kejaksaan yang sudah mencanangkan WBK dan WBBM.

“Ini mengganggu langkah WBK yang sedang dibangun di sejumlah Kejaksaan Tinggi,”jelas Selamet.

Lebih jauh Prasetyo memastikan pihaknya tidak akan menghalang-halangi proses hukum terhadap oknum jaksa yang terkena OTT.

“Itu akan menjadi prinsip kita, siapapun oknum jaksa, terlibat kasus apapun kasusnya kita akan proses. Kita tidak ada kompromi,” jelasnya.

Menurutnya, dua oknum jaksa yang akan ditangani Gedung Bundar Kejaksaan Agung merupakan hasil pembahasan dengan pihak KPK.

“Jadi, hasil pembahasan dengan KPK nanti jaksanya ditangani oleh Gedung Bundar, sementara pihak lain ditangani KPK. Kita akan tangani secara proporsional saja,” ujar Prasetyo.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>