Ditetapkan Tersangka Aspidus Kejati Jateng Kusnin Diancam Pasal Gratifikasi
By admin On 1 Aug, 2019 At 06:28 PM | Categorized As Hukum | With 0 Comments


Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah Kusnin SH .

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Tak mau dihebohkan dengan OTT KPK, penyidik Gedung Bundar Kejaksaan membentuk Tim Jaksa bergerak cepat menyidik kasus dugaan menerima gratifikasi atau hadiah terkait rencana penuntutan atau rentut terhadap terdakwa tindak pidana kepabeanan Surya Sudharma.

Keterangan yang berhasil dirangkum TERBITTOP Tim Penyidik Gedung Bundar berhasil “menyalip KPK” turun ke ruang Aspidsus Kusnin, menyegel ruang kerja dan melakukan penggeledahan di kantor. Karena pada saat yang bersamaan penyidik KPK yang turun juga ke Semarang, menggeledah kediaman Kusnin di Perumahan di JL Wijaya Kusuma Gang Dahlia No 15 Kelurahan Purwodadi Kabupaten Purwodadi pada Selasa (30/7).

Dalam penggledahan itu penyidik KPK berhasil membawa sejumlah dokumen surat surat.

Kusnin juga tercatat beralamat di JL Sri Rejeki 11 no 28 Kota Semarang Barat serta Komplek Perumahan Asisten Kejati Jateng Karang Rejo GORR Jati Diri Semarang.

Kusnin dijadikan sebagai tersangka sejak 31 Juli 2019 dan ditahan Rutan berdasarkan surat perintah penyidikan (Sprintdik) Nomor Print-25/F.2/Fd.1/07/2019 dan Surat Penetapan tersangka No : TAP-22/F.2/Fd.1/07/2019 dengan pasal yang disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan pasal 12 huruf b dan pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-Undang tentang Pemberantasan Korupsi jo UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Korupsi jo pasal 55 KUHP ayat ke 1 KUHP.

Terkait penetapan tersangka dan penahanan terhadap Kusnin Jampidsus Dr Adi Toegarisman yang dihubungi melalui saluran telpon belum bersedia memberikan keterangan secara rinci penanganan kasus ini dan terkesan menutupi.

“Tolong jangan dulu tunggu sabar ya, jangan dulu saya, sabar karena hal ini ada yang sangat strategis.Nanti sabar saja akan disalurkan kepada Puspenkum,” jelas Adi mengelak.

Penyidikan kasus ini terkait dengan rentut terhadap Surya Sudharma terdakwa perkara tindak pidana kepabeanan yang merugikan negara Rp34 miliar.

Kusnin dan dua anak buahnya di Pidsus Kejati Jawa Tengah kemudian dibawa ke Gedung Pidsus Kejagung, Jakarta untuk diperiksa. Bahkan anak buahnya Benny Chrisnawan telah juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya penyidik KPK pada hari yang sama melakukan penggeledahan di kediaman Benny Chrisnawan di Perum.P4A Blok D 74 Kel.Pudak Payung Kec Banyu Manik kota Semarang. Namun berdasarkan informasi dalam penggeledahan ini KPK tidak menemukan dokumen apapun namun semua langkah penggeledahan ini telah di rekam.

Adanya dugaan permintaan uang rentut dalam kasus ini kunon tersadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat operasi tangkap tangan (OTT) Aspidum Kejati DKI Jakarta Agus Winoto dan pengacara Alvin Suherman dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta.

Di mana Alvin Suherman kebetulan juga menangani kasus kepabeanan dengan terdakwa Surya Soedarma.

Pihak yang menuntut dalam persidangan kasus kepabeanan dengan terdakwa Surya Soedarma adalah Kejari Kota Semarang. Tapi surat rencana penuntutan yang menandatangani adalah Kejati Jateng, dalam hal ini adalah Kajati di era Sadiman SH.

Sedikitnya sudah ada 7 jaksa yang diminta keterangan Mereka adalah Kajari Kota Semarang Dwi Samudji, Staf TU Kejati Jateng Benny Chrisnawan, Jaksa Fungsional di Aspidsus Kejati Jateng Dyah Purnamaningsih, dan Jaksa Fungsional di Aspidsus Kejati Jateng Mursriyono. Empat jaksa tersebut dimintai keterangan, Selasa (30/7).

Sedangkan Kasi Penuntutan di Aspidsus Kejati Jateng M Rustam Effendy, Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Kejati Jateng Adi Wicaksana, dan Bendahara Pengeluaran Kejari Semarang Sukanti Amd. Ketiganya dimintai keterangan sebagai saksi pada Rabu (31/7).

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Jaksa Agung terkait penanganan kasus ini. Sejumlah pihak meminta Kejaksaan transparan menangani kasus yang melibatkan tersangka Aspodsus ini. Bahkan meminta agar mantan Kajati Sadiman SH segera diperiksa karena dinilai ikut mengetahui rentut dari perkara tersebut.

Namun secara terpisah Juru KPK Febri Diansyah SH kepada media membenarkan langkah KPK melakukan serangkaian penggeledahan di Semarang dalam kaitan mengembangkan kasus terkait tersangka Agus Winoto, dan menggeledah kediaman dua oknum jaksa tersebut. (haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>