Arminsyah Ingatkan Posisi Berbahaya, Kinerja Buruk Status WBK Satker Bisa Hilang Kembali.
By admin On 4 Sep, 2019 At 02:25 PM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments


Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah SH MSi (kedua dari kiri) sedang mendengarkan pemaparan membangun zona integritas menuju WBBM dari kajari Jakarta Selatan,Nanang SH MH di hotel Grand Kemang Rabu (4/9).

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)- Wakil Jaksa Agung RI, Dr Arminsyah SH Msi, selaku Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi (RB) di Kejaksaan RI mengingatkan Satuan Kerja (Satker) yang sudah menyandang status WBK jangan berbangga diri sebab jika pelayanannya buruk tidak mampu mempertahankan kinerja dan pelayanan,maka bisa lepas status WBKnya.

“Saya ingatkan kembali inilah posisi yang berbahaya jika Satker itu sampai anjlok pelayanannya dan tidak mampu mempertahankan kinerja dan komitmen di dalam pelayanan dan kinerjanya maka status WBK bisa lepas,” tegas Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah SH kepada media usai mengikuti pemaparan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dihadapan tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Kemang Hotel Jakarta, Rabu (4/9).

Dia meminta agar Satuan Kerja yang sudah mempunyai predikat WBK untuk tetap menjaga komitmen dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi Satker (Satuan Kerja- Red) harus mempertahankan status WBK, karena saya berharap dari 184 tercapai sedikitnya 100 satker menuju zona integritas WBK dan 13 Satker menuju WBBM,” beber Arminsyah.

Yang menjadi atensi lanjut Arminsyah adalah peningkatan komitmen mempertahankan kinerja dan pelayanan publik.

“Saya berharap ada peningkatan akuntabilitas publik. Walaupun kita ketahui ada banyak Satker yang belum baik termasuk ada beberapa kena OTT di Jogya, ada gedung yang rusak karena akibat gempa atau dibangun baru, tentu masih kita tegakkan artinya apakah itu menjadi minus. Semua kita harapkan dan kita dorong masuk program WBK/WBBM,” kata Arminsyah.

Jadi tentu tegas Arminsyah tidak semua bisa masuk WBK walaupun kita berharap bisa lolos karena itu kita dorong semua akan mendapatkan status WBK kalau dilihat dari keadaan yang belum baik semuanya, karena diakui masih ada Satker yang masih bermasalah.

“Kita akui seperti beberapa kantor kejaksaan Tinggi yang belum baik seperti Kejati Sulteng, Kejati NTB rusak akibat gempa dan Kaltim dirobohkan karena bikin kantor baru ini agak sulit lolos,” jelas Arminsyah.

Sementara itu untuk Satker Kejaksaan Tinggi yang maju ke WBBM adalah kejaksaan Tinggi Bali.

Dengan beberapa Satker sudah menyandang WBK,kini kenyataan kejaksaan sudah naik indek RB dari kementerian PAN RB, sekarang sudah 80.

Untuk tahap kedua kini semua satker Kejaksaan RI melakukan pemaparan dihadapan Kemenpan RB, untuk membuat zona integritas menuju WBK/WBBM.

Menyinggung ketentuan bagi pelapor kasus korupsi bisa mendapatkan reward dan bisa menjadi inovasi baru bagi pelayanan Satker Arminsyah mengatakan akan bisa jika memang ada perkaranya, tetapi bukanlah harus dipaksakan harus ada.

Untuk sukses menuju WBK/WBBM harus dikonfirmasi dulu dengan masyarakat, harus ada respon yang berimbang walau sudah bagus sistem dan sarananya tetapi belum ada respon baik dari masyarakat tidak akan mendapatkan status WBK/WBMM.

“Sehingga dengan mendapat predikat WB/WBBM maka kejaksaan baru bisa naik indeknya RB nya dan bisa mendapatkan remunisasi kedepannya,”tutup Arminsyah.(haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>