Kajati Sumsel: 5 Berkas Penyidikan Karhutla di Dikembalikan Ke Penyidik
By admin On 8 Oct, 2019 At 05:31 PM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

PALEMBANG-(TERBITTOP.COM)-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Sugeng Purnomo SH mengungkapkan hingga saat ini belum ada pihak asing yang diproses dalam dugaan kasus kebakaran hutan (karhutla) di Sumatera Selatan.

“Kami menerima 25 SPDP tetapi baru ada lima berkas yang jadi namun kesemua itu dikembalikan kepada penyidik, karena masih diperlukan perbaikan.Kesemua tersangka tidak ada warga asing tetapi masyarakat pembakar lahan,” jelas Kejati Sumatera Selatan Sugeng Purnomo kepada media di ruang kerjanya di Palembang, Senin (7/10).

Dijelaskan kasus karhutla yang dilimpahkan di kejaksaan Negeri OKI ada 10 SPDP namun baru selesai 4 berkas.Sedangkan di Kejari Lubuklinggau masuk 2 SPDP baru diselesaikan satu berkas.

“Kelima berkas yang diterima tersebut setelah diteliti masih ada kekurangan maka dikembalikan karena perlu perbaikan sebelum dinyatakan nanti tahap dua,” ujar Sugeng.

Pada prinsipnya lanjut Sugeng penanganan kasus karhutla di semua kejaksaan negeri akan berkoordinasi secara baik baik dimana pihaknya sudah merapatkan dengan semua kepala Kejaksaan Negeri agar dilakukan secara optimal dan dikoordinasikan lebih baik dengan penyidik.

“Jadi dari 30 tersangka yang kini dilakukan penahanan tidak ada warga asing baik perorangan ataupun korporasi.Kita tangani secara profesional,” ujarnya.

Mengenai pasal yang digunakan dalam berkas Sugeng mengungkapkan semua berkas sama yaitu melakukan kebakaran hutan, mengenai pelanggaran lingkungan hidup, sehingga ada diperlukan saksi ahli.

Dikatakan Sugeng dari berkas perkara yang dikembalikan rata-rata karena belum dilengkapi hasil pemeriksaan Laboratorium terkait dampak lingkungan serta keterangan ahli.

Padahal, tuturnya, semua itu diperlukan untuk memenuhi unsur seperti yang tercantum dalam KUHP, UU Perkebunan dan UU Lingkungan Hidup.

Sugeng mengatakan ke lima berkas tersebut adalah yang baru jadi dari 25 SPDP atas nama 31 tersangka yang telah diserahkan penyidik kepolisian kepada Kejati dan Kejari di Sumsel yang terjadi karhutla.

Ke 31 tersangka Karhutla di Sumatera Selatan terdiri dari 30 tersangka perorangan dan satu tersangka lainnya dari korporasi yaitu PT Hutan Bumi Lestari.

“Untuk SPDP tersangka korporasi diserahkan Polda kepada Kejati. Sedang untuk SPDP tersangka perorangan dari Polres kepada masing-masing Kejari yang ada kasus Karhutlanya,” ucap Sugeng.

Namun sampai saat ini, diakuinya untuk berkas tersangka korporasi PT HBL yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin belum diserahkan pihak Polda.

“Jadi baru SPDP saja yang kita terima dari penyidik Polda Sumsel,” kata mantan Direktur Penuntutan pada JAM Pidsus.

Dia sendiri berharap antara penyidik dan jaksa selalu intens berkoordinasi dalam rangka menuntaskan kasus Karhutla ini. “Apalagi para tersangka ada yang dilakukan penahanan oleh penyidik,” ucapnya.

Sebelumnya, BPBD Sumatera Selatan merilis ada 106 ribu hektare lahan di Sumatera Selatan terbakar sepanjang 2019. Lahan terbakar tersebar di berbagai daerah, seperti di OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.(haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>