Gubernur Jatim Beri Penghargaan Lencana Emas kepada Dr Sunarta SH MH
By admin On 14 Oct, 2019 At 07:59 AM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

SURABAYA-(TERBITTOP.COM)-Gubernur Jawa Timur Kofifah Parawangsa atas nama pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan Lencana Emas JER-BASUKI MAWA BEA kepada Sesjam Intel Kejaksaan RI Dr Sunarta SH MH serta cendera mata atas prestasi selama bertugas di Jawa Timur.

Penghargaan diberikan langsung Khofifah saat menghadiri acara pisah sambut dan ramah dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Muhamad Dovir SH MH menggantikan Sunarta yang mendapat tugas baru sebagai Sesjam Intel Pada JAM Intel Kejaksaan di ruang Serba Guna Kejati Jawa Timur, di Surabaya Senin (14/10).

Hadir pada kesempatan itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Lucky Hermawan, Pangdam Brawijaya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi, Sekda Provinsi dan para Bupati serta Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Khofifah mengatakan pemerintah daerah provinsi Jawa Timur sangat berterima kasih atas upaya jajaran Kejati Jawa Timur yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyelamatan aset milik pemrov yang selama ini dikuasai pihak lain.

“Untuk Pak Sunarta terbanglah setinggi tingginya, Kepakkan sayap yang sekuat kuatnya.Korps Adhyaksa menunggu dedikasi dalam pengabdian dan dedikasi selanjutnya seperti saat menjabat sebagai kajati di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Sementara kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Baru Muhamad Dovir dia berpesan untuk segera berbaur bersama Forkamindo yang sudah solid di Jawa Timur.

Menurut Khofifah Strong patnershsip selama ini yang sudah ada di Forkamindo Jawa Timur selama ini akan menjadi starting point bagi kajati baru bapak saat kita melakukan koordinasi tugas tugas intensif di masa mendatang.

Dikatakan, penyelamatan aset negara menjadi refrensi persprektis bagaimana sesungguhnya proses penyelamatan aset negara secara faktual bisa dilakukan dengan berbagai langkah langkah strategis kongkrit dan dalam waktu yang sangat cepat dilakukan semasa kajati Sunarta.

Kami yakin kajati baru lanjut Khofifah akan melakukan hal sama karena langkah itulah yang sangat diharapkan kami di Pemprov di Jawa Timur.

Dikatakan sudah ada payung hukum ada perjanjian kerja sama baik pemrov dengan kejati dan Pemkab dan Pemkot di Jawa Timur.

“Kami mohon pola pola kerja yang sudah terbangun tersebut akan bisa terkoordinasi dengan baik, baik yang ada di Kejaksaan dan di Kepolisian,” kata Khofifah.

Pada kesempatan itu Sesjam Intel Sunarta mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan selama ini dan memohon doa agar dapat menunaikan tugas baru dengan baik.

Dikatakan bantuan hukum ini sudah menjadi tupoksi kejaksaan untuk siap saat membantu dan melakukan pendampingan terkait aset milik pemerintah kota/daerah.

Sementara Kajati Muhamad Dovir SH mengatakan siap untuk memulai tugas di Jawa Timur karena tugas di wilayah ini bukanlah yang pertama kali.

Dia menyatakan siap untuk melanjutkan kerja sama yang terjalin dan bersinergi dengan Forkomindo yang sudah solid selama ini di Jawa Timur.

Berbagai Lokasi

Seperti diberitakan sebelumnya sinergi Pemkot Surabaya-Kejati Jatim sejak 2016-2019 telah selamatkan aset Rp370 miliar

Dalam rangka penyelamatan aset negara, Pemkot Surabaya memang selalu meminta bantuan kepada pihak kejaksaan, mulai Kejaksaan Negeri Surabaya, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, hingga Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Bantuan hukum itu sudah berhasil menyelamatkan aset pemkot di berbagai lokasi di Surabaya dan Sidoarjo

Kejati Jatim menyelamatkan aset di enam lokasi seluas140.507 meter persegi. Jika ditotal nilainya mencapai Rp370.779.225.480.

Adapun enam lokasi itu adalah tanah di Kelurahan Karah yang dimanfaatkan oleh Universitas Merdeka (Unmer) seluas 37.011,49 meter persegi, tanah di Kelurahan Wiyung yang merupakan ruilslag dengan PT Grande Family View seluas 2.550 meter persegi, tanah di Kelurahan Margorejo seluas 5.166 meter persegi ditambah luas bangunan 3.437,06 meter persegi.

Selain itu, ada pula tanah di Jalan Indragiri No.6 seluas 25.780 meter persegi, tanah di Jalan Kenari seluas 2.050,70 meter persegi dan tanah di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo seluas 7 hektare.

Enam lokasi ini nilainya besar-besar, yang Unmer itu nilainya Rp87 miliar, ruilslag di Wiyung Rp3 miliar, di Margorejo Rp53 miliar, Indragiri mencapai Rp183 miliar. Kemudian, yang di Jalan Kenari Rp17 miliar dan aset di Sidoarjo Rp26 miliar.

Setelah aset-aset itu kembali, Pemkot Surabaya akan memanfaatkan untuk kepentingan umum, seperti tanah aset di Jalan dan Jalan Kenari yang langsung dimanfaatkan untuk publik.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>