Kades Buronan Korupsi Dana Desa Di Lok Baru Kalsel Berhasil Ditangkap
By admin On 4 Nov, 2019 At 01:42 PM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Kapuspenkum Kejaksaan Agung Mukri SH merilis lagi penangkapan kepala Desa buronan kasupsi korupsi.

Kali ini Tim Jaksa Pidana Khusus dan Intelijen dari Kejaksaan Negeri Balangan Kalimantan Selatan berhasil menangkap buron nama tersangka inisial : “R’ bin AB di Desa Nilam, Kecamatan Anggana Kab. Kutai Kartanegara Prov. Kalimantan Timur yang telah ditetapkan menjadi DPO semenjak bulan Maret 2019.

Penangkapan itu jelas Mukri merupakan Tangkap Buronan ( TABUR ) ke-350 sejak program tabur 31.1 diluncurkan oleh Kejaksaan tahun 2018 lalu.

“Tersangka buron : “R’ bin AB “ merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penyimpangan Alokasi Dana Desa ( ADD ) dan Dana Desa (DD) pada Desa Lok Baru, Kecamatan Batumandi, tahun anggaran 2016 berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Balangan nomor : PRINT – 02 / Q.3.22 / Fd.1 / 10 / 2018 tanggal 03 Oktober 2018,” jelasnya.

Dijelaskan riwayat kasus yang menjerat tersangka buron : “R’ bin AB “ ini bermula ketika tahun 2016, Desa Lok Batu, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalsel menerima alokasi anggaran sebesar Rp1.135.091.000,- (satu miliar seratus tiga puluh lima juta sembilan puluh satu ribu rupiah) yang terbagi ke beberapa pos mata anggaran, antara lain :
1. Dana Desa (DD) sebesar Rp595.988.000,-(lima ratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus delapan puluh delapan ribu rupiah);
2. Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp534.070.000,-(lima ratus tiga puluh empat juta tujuh puluh ribu rupiah);
3. Bagi Hasil Pajak Restribusi sebesar Rp5.033.000,-(lima juta tiga puluh tiga ribu rupiah).

Dari ketiga pos mata anggaran tersebut, terdapat 6 item kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh tersangka namun telah dicairkan untuk kepentingan pribadi tersangka yang menyebabkan adanya kerugian keuangan negara total sebesar Rp 284.500.000,-(dua ratus delapan puluh empat juta lima ratus ribu rupiah).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya, tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dikatakan usai ditangkap tersangka diterbangkan dari Balikpapan menuju Banjarmasin dan langsung menuju ke Lapas Kelas II.B Amuntai untuk dilakukan penahanan sampai dengan dilimpahkan ke Pengadlan untuk proses hukum selanjutnya..(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>