Sayangkan TP4 Dibubarkan, Wakil Jaksa Agung Arminsyah Minta Calon Jaksa Mampu Merawat Institusi
By admin On 26 Nov, 2019 At 05:44 PM | Categorized As Hukum | With 0 Comments


Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah SH (kiri) didampingi Kabandiklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi SH (kanan) sedang memberikan pengarahan di depan 100 peserta PPJ angkatan 76 Tahun 2019 di Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Selasa (26/11),

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah SH meminta para peserta Diklat pembentukan Jaksa (PPJ) atau calon jaksa bahwa predikat menjadi jaksa harus mempunyai komitmen tinggi untuk bisa merawat institusi supaya bertambah kepercayaan masyarakat dan mampu bekerja sebaik baiknya.

Arminsyah memberikan contoh alasannya kenapa awal TP4 dibentuk dan kini mau dibubarkan.Jawabannya adalah karena ada kesalahan kurang mampu merawat kepercayaan tersebut.

Padahal ujarnya banyak hal yang dia dorong sehingga hadirnya TP4 karena muncul berbagai masalah, salah satunya adalah penyerapan anggaran yang rendah.

Didepan 100 peserta PPJ angkatan 76 Tahun 2019 di Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Selasa (26/11), dia meminta calon jaksa untuk mampu merawat kepercayaan yang diberikan.

Arminsyah menegaskan TP4 adalah fungsi tugas yang bagus bagi Kejaksaan, tetapi banyak yang ngiri. Karena banyak manpaatnya dan dirasakan lalu kemudian ada rekan jaksa yang menyalah aturan seperti berbuat minta proyek atau fee sehingga harus dibubarkan.

Padahal ungkapnyan saat itu pihaknya sedang mencari solusi karena ada masalahsalah satu rendahnya penyerapan anggaran dan akhirnya lahir TP4.

“Dan rumusan meniru dari tugas tugas Tentara bagaimana bisa menguasai suatu daratan atau pulau. Bagaimana cara pendaratan dan menguasainya,” ujarnya.

Kemudian diimplementasikan konstruksi tugas itu melalui peran tiga bidang yakni Intel,Datun dan Pidana Khusus Bagaimana kita bisa memberikan pendampingan dalam pembangunan.

“Bukan setiap ada permintaan pendampingan diberikan.Tidak begitu kerjanya,” ujarnya.

Disitu tugas TP4 untuk mencegah supaya tidak ada kesalahan atau penyimpangan.Tugasnya untuk mencegah jangan terjadi kesalahan dan baru peran pidsus digunakan se misalnya jika ada anggaran diselewengkan.

Serapan Anggaran,

Dalam pengarahan Arminsyah yang didampingi Kabandiklat RI Setia Untung Arimuladi menyayangkan TP4 mau dibubarkan karena ada prilaku jelek oknum jaksa.

Padahal keberadaan TP4 tegasnya baru masuk jika ada proyek yang terhambat, disana jaksa membantu memberikan pendampingan hukum.

“Kita sadari TP4 itu fungsi bagus bagi kejaksaan dan manpaatnya sudah dirasakan oleh pemerintah terutama di daerah,” ujarnya.

Bahkan lebih jauh Arminsyah menegaskan saat penyerapan anggaran lamban hadirnya TP4 menjadi solusi membantu pemerintah. Itu sudah dirasakan oleh seluruh instansi pemerintah baik di pusat dan di daerah.

Dia mengungkapkan kerangka lahirnya sebenarnya meniru dari tugas tentara.

“Bukan bermaksud untuk riak tetapi saat itu ada sejumlah masalah yang muncul salah satunya seperti penyerapan anggaran yang lambat sehingga kita mencari solusi dengan menghadirkan TP4 tersebut,” ujarnya lagi.

Yayasan,

Dalam bagian lain Arminsyah berpesan agar kedepan para calon jaksa mampu merawat kewenangan dan kepercayaan seperti dalam tugas dan kewenangan lainnya dapat membubarkan yayasan.

“Supaya ada kepercayaan rawatlah kepercayaan. Karena ada satu kerjaan yang belum dilaksanakan yakni kewenangan membubarkan yayasan,” kata Arminsyah.

Dia berpesan agar kewenangan membubarkan yayasan digunakan sebaik baik kedepan.

Dia mengungkapkan kejaksaan memiliki otoritas dan meminta pengadilan untuk.membubarkan yayasan yang kehadirannya bermasalah hukum

“Kenapa ini saya pesankan, karena sudah hampir sepuluh tahun setelah keluarnya surat Jaksa Agung dulu, belakangan ini tidak ada satupun kejaksaan negeri yang mengunakan lagi kewenangan ini. Padahal otoritas memfailed atau membubarkan yayasan itu itu adalah wewenang Kejaksaan ,” tanya Arminsyah.

Padahal masih ada yayasan yang kehadirannya hanya kamuflase untuk bikin usaha dan bermasalah.

Dia meminta kewenangan yang ada itu untuk dipergunakan sebaik baiknnyan karena sudah sepuluh lalu sudah banyak membubarkan PT seperti terjadi di Pengadilan Gresik dan Surabaya serta PN Sukabumi yakni pembubaran PT Qisar.

“Kajian tugas itu sudah saya lakukan di tahun 2007 untuk menjaga kepentingan umum,” tutup Arminsyah.( haris).

.

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>