TPDI: Gubernur PTIK Harus Klarifikasi Soal Dugaan PTIK Jadi “bungker:
By admin On 31 Jan, 2020 At 04:24 AM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Koordinator TPDI Petrus Selestinus SH mengatakan markas PTIK atau Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, harus steril dari hilir mudik orang yang disebut-sebut  sedang menjadi target KPK untuk dijadikan sebagai “bunker” tempat berlindung.

“Konon ada orang kuat yang disebut-sebut berpangkat Jenderal yang bisa mengatur-mengatur penyidik KPK, menyelamatkan orang-orang yang sedang jadi target KPK,” kata Petrus Selestinus dalam rilis yang diterima TERBITTOP.COM, Jumat (32/1).

Dikatakan beredar rumor, bahwa beberapa orang penting yang sedang dibidik KPK menitipkan nasibnya kepada seorang Jenderal Polisi yang bermarkas di PTIK karena dipercaya bisa mengatur oknum-oknum penyidik KPK, menyelamatkan orang-orang penting yang sedang dibidik KPK.

“Lantas apakah Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku terdeteksi berada di PTIK dalam rangka mencari “bunker,” tanya Petrus.

Lebih jauh Petrus mengatakan jenderal yang disebut-sebut itu, konon mendagangkan pengaruh, bermarkas di PTIK sehingga ketika berita OTT KPK terhadap Wahyu Setiawan bocor ke publik.

Beberapa target OTT KPK seperti Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku terdeteksi berada di PTIK saat hendak di OTT KPK.

Mereka diduga kata Petrus berlindung di markas PTIK, dan nyatanya penyidik KPK gagal melakukan OTT di PTIK malah sempat diinterogasi hingga ditest urin. 

Sekiranyapun rumor tentang praktik mendagangkan pengaruh oleh oknum Jenderal Polisi di PTIK, benar adanya kata Petrus maka praktik demikian harus disterilkan karena praktik demikian jelas merupakan penyalahgunaan wewenang, yang mengotori Lembaga Pendidikan Kepolisian sebagai area terbuka bagi kepentingan Ilmu Pengetahuan Polri yang wajib kita hormati dan kita jaga bersama.

Gubernur PTIK dan KAPOLRI lanjutnya harus mengklarifikasi soal isu adanya praktek mendagangkan pengaruh di markas PTIK.

“Jangan sampai PTIK disalahgunakan dan dijadikan “bunker” bagi orang-orang tertentu yang sedang jadi target KPK sebagaimana nama Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku terdeteksi oleh KPK berada PTIK saat hendak di OTT tanggal 8 Januari 2020 yang lalu,” tutup Petrus Selsstinus.(ris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>