Peringatan Hari HPN, Jauhkan kata kata Menggertak Pers
By admin On 9 Feb, 2020 At 02:27 PM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Pemimpin Redaksi Koran TERBITTOP serta onlene terbittop.com Haris fadillah,SSos.MSi mengatakan moment Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 merupakan momentum bagi insan media memperkuat tugas pers (wartawan) dalam menyajikan informasi akurat dan benar kepada masyarakat. Pers harus dapat meneguhkan independensi dan profesionalitas serta perlindungan dari segala ancaman.

“Apabila ada pihak yang sengaja menggertak, membungkam,apalagi sampai melakukan tindakan kekerasan kepada pekerja pers (wartawan) maka hal tersebut adalah bentuk kejahatan besar dan pelakunya harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutur Haris Fadillah MSi dalam rilisnya kepada sejumlah media menyambut peringatan hari Pers Nasional di Banjarmasin,Minggu (9/2).

Dikatakan dalam berbagai pemberitaan masih terdengar adanya sejumlah insan pers yang mendapatan gertakan karena sebuah berita kemudian ancaman dan bahkan diadili karena masalah pemberitaan. Momen pada peringatan pers ini sebagai momentum agar adanya perlindungan terhadap profesi tugas pers (wartawan).

Walaupun dia mengaku pernah merasakan ucapan berupa gertakan dari petinggi eselon I di Kejaksaan Agung karena sebuah pemberitaan beberapa waktu lalu, dia berharap agar hal ini menjadi perhatian sehingga ke depan hal serupa tidak terulang kembali.

“Kedepan tidak terjadi lagi peristiwa seperti itu di lembaga ini seperti coba menggertak dan mengarahkan berita setiap insan pers dalam pemberitaan.

Inilah sebuah catatan kurang bagus dalam point menyambut peringatan hari pers nasional tahun ini,” tutur Haris yang juga mantan Pengurus PWI Pusat.

Dia mengatakan dengan penyampaian informasi yang sehat, akurat, berimbang dengan tidak merugikan siapa pun dan mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

“Untuk itu, teruslah membuat berita yang positif untuk membangun bangsa demi menjaga keutuhan NKRI,” harapnya.

Dia juga mengajak insan pers untuk senantiasa bekerja sesuai dengan prinsip jurnalistik dan memerangi segala tindakan hoaks ang masih marak terjadi di negeri ini. Karena wartawan merupakan bagian dari pilar demokrasi Bangsa Indonesia yang wajib dilindungi oleh siapa pun, dan tidak boleh
dihalangi tugasnya.

Dia juga mengapresiasi tugas pers yang selama ini berjalan sangat baik di berbagai daerah sehingga dengan momen hari pers tahun ini dia mengajak pers dapat terus bersinergi dengan setiap Pemerintahan dan semua bidang tugas yang ada, termasuk lembaga negara serta lembaga penegak hukum seperti Kepolisian, KPK, Mahkamah Agung serta Kejaksaan RI.

Sebagai pengasuh sebuah media cetak mingguan dan onlene Terbittop.com , Haris Fadillah yang pernah bertugas sebagai redaktur di Group media Poskota Group yakni di Harian Terbit memaparkan pihaknya akan terus berupaya memberikan informasi yang mengedukasi, mencerahkan sekaligus memberdayakan masyarakat serta mendorong masyarakat dalam pemberantasan tindak korupsi.

Sementara itu, Pesiden RI Joko Widodo saat menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 di Banjar Baru, Kalimatan Selatan, Sabtu (8/2) menyampaikan negara membutuhkan kehadiran pers dengan perspektif jernihnya untuk melawan kekacauan informasi, penyebaran berita bohong (hoaks), dan ujaran kebencian yang dapat mengancam kehidupan demokrasi.

“Yang mewartakan berita baik dan agenda-agenda besar bangsa Indonesia. Membangkitkan semangat positif yang mendorong produktivitas,” kata Jokowi melalui keterangan tertulis Sekretariat Negara dari puncak peringatan Hari Pers Nasional 2020 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa ekosistem dan industri pers harus berjalan dengan sehat dan terlindungi agar masyarakat dapat terus menerima informasi yang berkualitas.(muksin)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>