SIDANG ONLENE, Kejari Fakfak dan Monokwari Lancar Sidangkan Perkara Korupsi
By admin On 27 Mar, 2020 At 04:23 AM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Akibat pandemi Covid-19 dan atas perintah Jaksa Agung mulai hari ini (26/3) serentak para Jaksa se-Indonesia melaksanakan sidang secara online. Dan sejumlah Kejaksaan Tinggi sudah melaksanakan kegiatan sidang secara onlene.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat M Yusuf SH MH mengatakan kegiatan sidang secara onlene telah berlangsung lancar .

“Tepatnya di kejari kabupaten Fak Fak dan Monokwari persidangan sudah dilaksanakan secara vicon , sudah di mulai pada hari senin yg lalu,” jelas Kajati Papua Barat M Yusuf SH kepada terbittop,Jumat (27/3).

Dikatakan Jaksa , hakim , terdakwa, tetap berada di tempat masing2 sehingga tdk terjadi pengumpulan orang.

Yusuf menambahkan pihaknya telah menindaklajuti petunju dan arahan JA , melaksanakan persidangan dgn sistim on line , dengan saran vicon zoom, besinergi dgn pihan pengadilan , dan lapas , sehingga persidangan tetap berjalan sesuai agenda tanda ada kontak physik , untuk mencegah wabah virus corona.

“Pelaksanaan persidanganpun lebih efektif, lancar dan kondusif,” kata Yusuf.

Dikatakan sidang secara onlene hal ini merupakan solusi yg sangat cerdas dan strategis dalam situasi virrus corona.

“Alhamdililah hari kamis 26 maret 2020 pukul 14.00 telah dilakukan sidang tipikor an.Terdakwa Abas Kuda, yang mana dilakukan secara online melalui media zoom pada pengadilan dengan lapas Manokwari dgn agenda pembelaan berjalan dengan lancar,” jelas Yusuf.

Yusuf menambahkan masyarakat sementara menyambut baik karena hal ini bagaimana di daerah hususnya kejaksaan se Papua Barat bisa dapat menindaklanjuti intruksi Jaksa Agung dimana jaksa harus mengindahkan protokol kesehatan di dalam melaksanakan tugasnya khususnya penanganan perkara.

“Dan dalam waktu dekat akan diusahakan seluruh kejari sidang dgn melalui vicon,” tutup M Yusuf.

Sebelumnya Kapuspenkum Kejaksaan Hari Setiyono SH mengatakan berdasarkan laporan yang diterima Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum ada 14 Kejati yang sudah menggelar sidang online hari ini.

“Yaitu Kejati Papua Barat, Riau, Jawa Timur, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, NTT, dan Sulawesi Selatan,” jelas Hari.

Dari Kejati Papua Barat, Kejari Fak-Fak dan Manokwari telah memanfaatkan teknologi dengan melaksanakan sidang online.

Lalu dari Riau, hari ini ada tujuh Kejari sudah sukses menggelar sidang online. Yaitu Kejari Pelalawan, Dumai, Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, Pekanbaru dan Kampar.

Pesan Jaksa Agung untuk menghindari penyebaran Covid-19 bagi kejari yang belum melaksanakan sidang online agar segera koordinasi dengan Pengadilan, Polres dan Lapas untuk pelaksanaan sidang online ”

Sementara itu menurut Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Dr. Sunarta dengan sidang bisa dilaksanakan secara online sungguh membantu para Jaksa di daerah.

Karena adanya surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satu poinnya tidak bisa memperpanjang lagi masa penahanan membuat para Jaksa bagai buah simalakama.

“Apalagi kemudian adanya surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret yang melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari Rutan membuat Jaksa tidak ada pilihan. Harus menuntaskan perkara dengan sidang online,” kata kapuspenkum Hari Setyono SH.(ris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>