Kajati NTT Instruksikan Seluruh Kajari Awasi Dana COVID-19
By admin On 11 May, 2020 At 01:30 PM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments

KUPANG-(TERBITTOP.COM)-Kepala Kejaksaan Tinggi NTT (Nusa Tenggara Timur) Pathor Rachman SH MH menginstruksikan seluruh Kajari di wilayah NTT untuk mengawasi pendampingan dalam Reforcusing pengalokasian dana pusat APBD 1 dan 2 dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid 19 agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan.

“Saya sudah instruksikan semua jajaran terutama Kajari untuk melakukan pendampingan dan pengawasan dalam reforcusing dana penanggulangan CovID 19 sehingga pelaksanaan tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Kajati NTT Pathor Rachman SH usai penanda tanganan MOU antara Gubernur NTT,Kajati dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT dalam rangka pendampingan dan Pengawasan Akuntabilitas Penanggulangan dan pencegahan Covid Carona di ruang Rapat Gubernur NTT di Kupang, Senin (11/5).

Penanda tanganan atau Mou pengawasan akuntabiltas Penanggukangan COVID 19 di Nusa Tenggara Timur juga diikuti dengan penanda tanganan oleh seluruh Walikota/Vupati dengan Kajari se NTT melalui sarana vidio confrence.

Pathor mengatakan sejaan dengan perintah Jaksa Agung untuk serta membantu dengan instrumen Datun melakukan pendampingan dalam Re forcusing pengalokasian dana PUsat APBD 1 dan APBD 2 dalam rangka penanggulangan Covid 19 agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan dan pelaksanaannya sangat bermanpaat yang tidak mampu atau miskin.

“Pengwasaan dilakukan juga karena di dalam pengadaan barag dan jasa terkait dengan pembelanjaan alat kesehatan, AD dll,”jelasPathor Rachman.

Dia menginstruksikan seluruh Kajari se NTT betul betul memberikan pendampingan dengan optimal kepada seluruh Bupati dan Walikota di daerah masing masing dan mengikuti perintah Jaksa Agung.

“Apabila ditemukan adanya penyimpangan yang dengan sengaja dari awal ada niat jjahat Mensrea, ada persengkongkolan jahat antara PPK dengan penyedia jasa sehingga diduga dapat merugikan keuangan negara agar diperberat tuntutannnya untuk memberikan efek jera,”tegasnya.

Dikatakan dana untuk penanggulangan COVID 19 yang dialokasikan di Provini NTT sebesar Rp 286.857.476.000.-

Kejaksaan Agung sebelumnya mengeluarkan instruksi kepada seluruh kejati termasuk Kejati NTT untuk memantau proses fefucusing dan realokasi anggaran untuk percepoatan penanggulangan COVID 19. Selain memantau, Kejai diminta menjalankan fungsi pendampingan untuk pencegahan penyimpangan. Isi instruksinya Optimalisasi pelaksananan pendampingan refocusing kegatan dan realokasi anggaran Pengadaan Barang dan Jasa (PBJJ) dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Surat Edaran ini dimaksudkan sebagai acuan bagi seluruh jajaran Kejaksaan untuk memastikan percepatan optimalisasi pendampingan terhadap lembaga dan Pemerintah Daerah untuk menangani COVID-19. Koordinasi juga dilakukan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan instansi terkait supaya penanganan COVID-19 bisa cepat dilaksanakan.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>