Teken Kerja Sama Dengan PT Taspen, JAMDATUN: Jangan Ada BUMN Terjerat Pidana Korupsi
By admin On 4 Sep, 2020 At 02:47 AM | Categorized As Hukum | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Feri Wibisono menegaskan PT Taspen harus bertindak hati hati dalam pengambilan kebijakan dan harus selalu mempedomani Tata Kelola Perusahaan yang baik.

“Jangan ada lagi pengelola BUMN yang profesional terjerat dalam perkara tindak pidana korupsi karena kebijakan usaha yang kurang memperhatikan pertimbangan yuridis baik domestik maupun internasional,” tegas.Jamdatun Feri Wibisono SH pada acara Perjanjian kerja sama masalah Hukum dengan PT Taspen bertempat di Aula Gedumg Taspen Jakarta, Kamis (3/9).

Feri menekankan PT Taspen harus memperhatikanTata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance / GCG) dan pertimbangan efek hukum pidana.

Karena sumber keuangan PT. Taspen (Persero) kata Feri merupakan keuangan negara yang tentunya berbeda dengan perusahaan swasta dan dapat mempunyai implikasi pidana.

“Jangan sampai usaha memajukan perusahaan menjadi peluang adanya perbuatan pidana seperti yang sudah berjalan selama ini, karena kurangnya pertimbangan yuridis dalam mengambil kebijakan yang sebenarnya semata-mata untuk meningkatkan kinerja dan pendapatan perusahaan,” kata Feri.

Dikatakan PT. Taspen (Persero) dalam melaksanakan tindakan ultra vires terhadap keputusan dan langkah yang diambil diluar dari kewenangan harus dilakukan secara hati hati dan harus memperhatikan faktor yuridis karena sering tindakan tersebut menimbulkan benturan kepentingan dan tidak sesuai dengan langkah korporasi dan akibat tindakan tersebut yang dapat menimbulkan tindak pidana.

Hadir dalam penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut Direktur Utama PT. Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih didampingi oleh Komisaris Utama Komisaris Jenderal (Polisi) Suardi Halius dan para Direksi.

Jamdatun Ferry Wibisono, SH. MH. CN. didampingi Sekretaris Jamdatun beserta para Direktur dan Pejabat Eselon II serta Kepala Pusat Penerangan Hukum Hari Setiyono, SH.

Dalam sambutannya Direktur Utama PT. Taspen (Persero) ANS Kosaasih menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan RI, khususnya jajaran Jamdatun dalam mendampingi berbagai BUMN dibawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara dalam penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Berdasarkan pengalaman pribadi sebelum menjadi Direktur Utama PT. Taspen (Persero), kami pernah didampingi oleh Jaksa Pengacara Negara dalam menyelesaian permasalahan hukum di sidang arbitrase internasional di Singapura dan oleh karena itu PT. Taspen (Persero) menyambut dengan sangat antusias penanda-tanganan Perjanjian Kerja Sama hari ini,” kata Kosasih.

Dia berharap dengan adanya PKS  ini mampu meningkatkan kinerja PT. Taspen (Persero) khususnya dalam investasi dana pensiun para Aparatatus Sipil Negara (ASN) yang merupakan sumber utama keuangan PT. Taspen (Persero)

Perjanjian Kerja Sama antara Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara  Kejaksaan Agung RI. dengan PT. Taspen (Persero) pada pokoknya dalam hal sebagai berikut :

Pemberian Bantuan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata maupun tata usaha negara untuk mewakili PIHAK PERTAMA berdasarkan Surat Kuasa Khusus, baik sebagai penggugat maupun sebagai tergugat yang dilakukan secara litigasi maupun non litigasi, termasuk di dalamnya membuat surat peringatan atau somasi untuk kepentingan PIHAK PERTAMA;

Pemberian Pertimbangan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dengan memberikan pendapat hukum (Legal Opinion/LO) dan/atau pendampingan hukum (Legal Assistance/LA) di bidang perdata dan tata usaha negara atas dasar permintaan dari PIHAK PERTAMA;

Tindakan Hukum Lain yaitu pemberian jasa hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) di luar penegakan hukum, pelaporan hukum dan pertimbangan hukum dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan/kekayaan negara, serta menegakan kewibawaan pemerintah antara lain untuk bertindak sebagai negosiator/mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antara lembaga negara, instansi pemerintah;

Pengembalian/Pemulihan Aset PIHAK PERTAMA atas penguasaan pihak ketiga (terutama perorangan dan swasta);

Penagihan tunggakan sumber penerimaan PIHAK PERTAMA kepada peroragan dan perusahaan;

Rekomendasi tindak lanjut penanganan terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab atas pengalihan aset PIHAK PERTAMA kepada penguasaan pihak ketiga;

Rekomendasi sistem pencegahan atas pengalihan aset PIHAK PERTAMA kepada penguasaan pihak ketiga;

Peningkatan kompetensi teknis sumber daya manusia.

Sebagai Jaksa Pengacara Negara, jajaran Jamdatun Kejaksaan Agung RI akan bertindak profesional dan tidak kalah dengan dengan pengacara swasta, oleh karena itu keberadaan bidang perdata dan tata usaha negara dengan tugas dan fungsi serta kewenangannya dapat dimanfaatkan oleh PT. Taspen (Persero) dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung RI siap bekerja dengan Berkualitas, Berintegritas dan Pelayan bebas biaya (Quality, Integrity, No Fees) dalam memberikan pelayanan umum termasuk kepada Kementerian, Lembaga, BUMN maupun BUMD. (ris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>