Tim Tabur Kejagung Ringkus DP0 ke 72 Kasus Korupsi Dan TPPU
By admin On 16 Sep, 2020 At 02:18 AM | Categorized As Keamanan | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP)-Keberadaan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung RI semakin memberi manpaat dala menangkap buronan berbagai tindak pidana kejahatan.

Kali ini Tim.Tabur berhasil meringkus DPO buronan yang ke 72 bernama Heintje Abraham Toisuta di kawasan Kramat Sentiong Jakarta Pusat.

Jaksa Agung Muda Intelijen Sunarta menuturkan buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara itu berhasil diringkus di di rumah kostnya Jl. Keramat Sentiong Jakarta Pusat, Selasa malam ini (15/09) sekira pukul 19.20 WIB tanpa perlawanan.

Terpidana kasus korupsi ini rencananya akan segera diterbangkan ke Ambon untuk dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Ambon.

Dikatakan keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh Tim Tabur Kejaksaan Agung dan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Maluku kali ini, merupakan pelaku kejahatan yang ke-72 di tahun 2020 dari semua buronan yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI dari berbagai wilayah baik sebagai tersangka, terdakwa, maupun sebagai terpidana.

Terpidana warga Kudamati, Rt.002 Rw.005, Desa Kudamati, Kecamatan Nusaniwa, Kota Ambon dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi dan TPPU Pembelian Lahan Dan Bangunan Bagi Pembukaan Kantor Cabang Bank Maluku Dan Maluku Utara Di Surabaya Tahun 2014, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 7,6 miliar.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI. Nomor : 2282 K/Pid.Sus/2017 tanggal 21 Nopember 2017 Terdakwa HEINTJE ABRAHAM TOISUTA dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Terpidana dihukum dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara, membayar pdenda Rp 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) subsidair 7 (tujuh) bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 7,2 miliar subsidair 4 (empat) tahun penjara.

Sunarta mengimbau kepada semua buronan, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana, agar menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Program Tangkap Buronan (Tabur) digulirkan oleh bidang Intelijen Kejaksaan RI dalam memburu buronan pelaku kejahatan baik yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” tegas Sunarta.(haris)

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>