Pasca Terbakar, 100 Personel Kejagung Kini Dilatih Penanggulangan Kebakaran
By admin On 26 Nov, 2020 At 08:31 AM | Categorized As Botabek | With 0 Comments

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Tidak ada istilah kata telat inilah yang dilakukan pasca tiga bulan kebakaran menghanguskan Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Agustus tahun lalu.

Untuk mengantisipasi kedepan kini Badandiklat Kejaksaan Agung pada Kamis (26/11) menggelar pelatihan mengenai cara penanggulangan kebakaran di Lapangan Apel Badandiklat Kejaksaan Agung RI, Ragunan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Plt SesBadandiklat Yudhi Satoto SH diikuti sebanyak 100 orang personel diantaranya personel dari Keamanan Dalam (Kamda), Cleaning Service Badandiklat Kejaksaan RI dan Pusat Pelatihan Diklat di Ceger Jakarta Timur serta Personil Kabag Rumah Tangga Kejaksaan RI.

Pada kesempatan itu Plt Sesbadandiklat Yudhy Satoto.SH mengatakan pelatihan dilakukan untul mempersiapkan personil bisa menghadapi penanggulangan jika terjadi insiden kebakaran.

“Kemudian untuk mengecek semua peralatan pemadam kebakaran seperti hydrant dan Apar lainnya apa masih layak pakai.Sehingga personil.akan memahami tugas dalam memanggulangi kebakaran,” kata Yudhi Sutoto SH.

“Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur,” kata Yudhi Sutoto SH yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Diklat Tehnis dan Fungsional Pada Badandiklat Kejaksaan RI.

Menurut dia, tujuan dari pelatihan itu untuk memberikan pemahaman mengenai penyebab terjadinya kebakaran, memberikan pengetahuan dasar tentang upaya pencegahan kebakaran serta memberikan pelatihan dalam mengoperasikan alat pemadam api ringan.

Melalui upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan seluruh personel di lingkungan Kejaksaan sehingga tindakan pencegahan kebakaran dapat dilakukan secara maksimal.

Dilingkungan Kejaksaan RI terdapat beberapa gedung bertingkat dengan fasilitas pendukung yang cukup rawan terbakar.

Kebakaran yang menghanguskan gedung utama Kejaksaan Agung Agustus lalu disebabkan karena puntong rokok yang masih hidup karena akibat kelalaian manusia.

Berdasarkan pengalaman dari tiga penyebab kebakaran kebanyakan terjadi karena kelalaian manusia seperti lupa mematikan kompor dan peralatan yang menggunakan listrik ataupun membuamg puntung rokok yang hidup

Untuk mencegah kebakaran akibat kelalaian manusia, personel atau pegawai di perkantoran harus mengecek hal-hal yang kemungkinan bisa menyebabkan kebakaran sebelum meninggalkan ruangan kerja.

Sedikitnya ada delapan tersangka sudah ditetapkan Polri dan ada pejabat pembuat komitmen dan mantan pegawai.kejaksaan RI menjadi tersangka akibat dugaan karena kelalaian sehingga terjadi kebakaran.

Sehingga melalui pelatihan singkat tersebut setiap personil atau pegawai yang mengetahui ada kebakaran dapat mampu mengoperasikan.) alat pemadam api ringan (Apar).(haris).

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>