Dua Tersangka Korupsi APBDes Air Saga Di Jebloskan ke Lapas Cerucuk Belitung
By admin On 15 Sep, 2021 At 03:17 AM | Categorized As Daerah | With 0 Comments

BELITUNG-(TERBITTOP)-Kejaksaan Negeri Kabupaten Belitung melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengelolaan APBDes Air Saga, Senin(13/9).

Kedua tersangka Ahm mantan Kades dan Gy mantan Bendahara dijebloskan JPU hingga 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Belitung Prop. Kep Babel.

Kejari Belitung, I Gede Punia Atmaja SH MH menegaskan jumlah kerugian Negara berdasarkan penghitungan Inspektorat sebesar Rp.1.120.358.746 dari TA 2018-2019.

“Kedua tersangka diduga melakukan kerja sama sesuai tupoksi masing-masing dengan cara pengambilan uang di Bank, slip penarikan uang tidak sesuai dengan nilai yang tertera pada surat permintaan pembayaran (SPP) atau SPJ,” kata I Gede Punia.

Akibatnya, secara administrasi pembukuan saldo keuangan terlihat nyata tetapi kenyataannya uang yang disebutkan tidak sesuai dalam pelaporan alias kosong.

Tim penyidik menyita uang Rp. 130 juta dan satu unit sepeda motor milik tersangka yang akan dihitung di persidangan Tipikor di Pangkalpinang terkait kerugian Negara.

“Nanti dibuktikan uang hasil korupsi kemana penggunaan, siapa saja nanti fakta persidangan yang bicara benar atau tidaknya,” tandasnya.

Tersangka dijerat Primair Pasal 2 Ayat (1) Subsidair Pasal 3 joncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi joncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Secara terpisah mantan anggota DPRD.Belitung Suhari Sahar. Bsc. mengapresiasi kinerja Kejari Belitung.

“Saya apreasian kejaksaan secara cepat profesional dan akuntable. membongkar kejahatan KKN.. Korupsi, yang makin merajarela di daerah ini. Kita berharap sejumlah indikasi kasus korupsi Dana Desa yang masih diusut Aparat pengak hukum. APH segera terbongjar dan pelakunya diseret ke pengadilan Tipikor Pangkalpinang, “tandas Suhari. (Yustami).