Pemimpin Umum Terbittop Ditetapkan Sebagai Ahli Pers Dewan Pers
By admin On 14 Sep, 2021 At 03:12 AM | Categorized As Pendidikan | With 0 Comments


Pemimpin Umum terbittop.com Haris fadillah SSos MSI (kanan) bersama penyusun buku panduan Ahli pers Dewan Pers Wina Armada SH MH ( tengah) saat mengikuti pelatiha Ahli Pers Dewan Pers di BSD Tangerang City.

JAKARTA-(TERBITTOP)-Setelah melewati pelatihan dan ujian seleksi akhir, Pemimpin Umum Koran Terbittop dan terbittop.com Haris Fadillah SSos Msi dinyatakan lulus sebagai ahli Pers Dewan Pers.

Pengumuman kelulusan tersebut tertuang dalam surat Ketua Dewan Pers No.833/DP-K/IX/2021, tanggal 8 September 2021 ditanda tangani Ketua Dewan Pers Muhamad Nuh yang diterima Terbittop, Kamis lalu.

Seleksi ahli pers diselenggarakan oleh Dewan Pers yang dilakukan secara offline dan online. Pada bulan Juli 2021 diawali dengan ujian pra test secara online yang diikuti sekitar 120 peserta dari seluruh Indonesia.

Dari hasil pra test tersebut dijaring sebanyak 30 peserta untuk mengikuti tahapan lanjutan seleksi penyegaran, pelatihan, dan ujian ahli pers yang digelar secara offline, di BSD Tangerang, selama 3 hari (19-21/08/2021).

Dari 30 peserta, 28 peserta dinyatakan lulus oleh Dewan Pers. Ke-28 ahli pers ini akan menjadi perpanjangan tangan Dewan Pers di daerah asal masing-masing peserta ahli pers, untuk memastikan kemerdekaan pers berjalan dengan baik sebagaimana diatur dalam UU Pers No.40/99.

Dalam suratnya kepada para ahli pers yang baru, Ketua Dewan Pers Muhahmmad Nuh menyatakan penugasan sebagai Ahli baik dalam proses penyelidikan, penyidikan maupun persidangan akan dilengkapi dengan Surat Tugas Dewan Pers sebagaimana diatur dalam Peraturan Dewan Pers tentang Ketarangan Ahli Dewan Pers.

“Ahli pers dari Dewan Pers harus bersedia untuk sewaktu-waktu ditugaskan sebagai Ahli Pers berdasarkan surat tugas dari Dewan Pers, mampu bersikap independen, adil, dan objektif dalam menjalankan tugas sebagai Ahli Pers, tidak sedang menjabat sebagai pengurus partai politik, anggota legislatif atau pejabat di pemerintahan tingkat kabupaten/kota, provinsi,dan pusat,” kata Muhammad Nuh.

Dengan bertambahnya ahli pers yang memegang sertifikat ahli pers dari Dewan Pers diharapkan akan mendukung dan memperlancar proses penyelesaian kasus-kasus pers yang melibatkan jurnalis dan media.

Pada kesempatan ini wartawan senior Haris Fadillah yang juga Penasehat Forum Wartawan Kejaksaan Agung mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pers serta seluruh rekan sejawat dan senior anggota Dewan Pers termasuk penulis buku saku dan panduan Ahli Pers Dewan Pers Wina Armada SH MH sehingga lolos sebagai salah satu ahli Prs Dewan Pers.

Dia mengatakan dalam era digital dewasa ini peluang dan tantangan bagi pers semakin berat menyebarkan karya jurnalistik lewat media sosial tidak ada lagi ada pembatasan.

“Saya akan berupaya menjadi ahli pers yang profesional dan independen, dalam menjaga kemerdekaan pers,” tulis haris.

Ahli pers, kata Haris Fadillah adalah perpanjangan tangan dewan pers untuk menjaga marwah profesi jurnalistik.

“Saya berharap dengan adanya penambahan ahli pers ini memberikan sumbangsih pemikiran, menjaga marwah profesi sesuai diamanatkan dalam UU Pers No 40/tahun 1999.

Hal itu mengacu pada Pasal 1 poin (2) UU Pers, yaitu, Perusahaan pers adalah badan hukum Indonesia yang menyelenggarakan usaha pers meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, serta perusahaan media lainnya yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan, atau menyalurkan informasi.

“Kita jaga kemerdekaan pers, menjaga marwah pers dengan memastikan pentaatan terhadap UU pers dan kode etik jurnalistik,” ungkapnya.(muh)


Sebanyak 30 peserta pelatihan dan penyegaran Ahli Pers Dewa Pers berfoto bersama usai penutupan acara bertempat di Mercure Hotel BSD City Tangerang Banten.