Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Apresiasi dan Berikan penghargaan kepada Kajati Jawa Timur Mohamad Dofir, Selamatkan Aset Senilai Rp3 Miliar.
By admin On 3 Sep, 2021 At 11:31 PM | Categorized As Peristiwa | With 0 Comments


Walikota Surabaya Eri Cahyadi (kanan) memberikan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr Mohamad Dofir SH MH. (foto:Penkum Kejati Jatim)

SURABAYA-(TERBITTOP)-Untuk kesekian kalinya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mendapat apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya.Karena keberhasilan menyelamatkan aset milik negara termasuk aset tanah yang terletak di jalan Raya Kenjeran Nomor 254 Surabaya seluas 194,82 meter persegi yang bernilai sekitar Rp 3 miliar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara lagsung memberikan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Mohamad Dofir beserta jajarannya di kantor Kejati Jatim, Jumat (3/9).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengucapkan alhamdulillah karena pada hari ini berkat ridho Gusti Allah melalui tangan Kajati Jatim dan jajarannya, akhirnya aset pemkot bisa kembali.

“Saya mewakili warga Surabaya menyampaikan terima kasih banyak kepada Kajati Jatim dan jajarannya atas kembalinya aset negara ini. Semoga kebaikan bapak-ibu sekalian dicatat sebagai amal jariyah,” kata Wali Kota Eri saat memberikan penghargaan di kantor Kejati Jatim di Surabaya.
.
Ia juga menjelaskan bahwa aset itu dulu adalah kantor pemerintahan berupa kantor lingkungan Rangkah sejak tahun 1954, yang kemudian berubah menjadi kantor Kelurahan Rangkah sejak 1999. Kemudian pada tahun 2008, ada oknum yang menguasai sisa bangunan kantor Kelurahan Rangkah itu.

Pemkot Surabaya melakukan berbagai upaya untuk merebut kembali aset tersebut, namun masih belum berhasil. Hingga akhirnya pada 23 Januari 2018, Pemkot Surabaya mengajukan permohonan bantuan non-litigasi kepada Kejati Jatim untuk pengamanan aset tanah dan bangunan tersebut.

“Kejati Jatim pun akhirnya memproses secara pidana dan terbitlah Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Hingga akhirnya, tanggal 12 Agustus 2021 Pengadilan Negeri Surabaya melakukan eksekusi aset tersebut, sehingga aset ini berhasil kembali ke tangan pemkot,” kata Eri.
lebih jauh menjelaskan setelah aset ini kembali ke tangan pemkot maka aset ini akan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan warga Kota Surabaya, misalnya bisa dibuat kantor kelurahan kembali atau kantor pelayanan lainnya.

“Karena ini letaknya di pinggir jalan raya, maka kita akan manfaatkan kembali untuk kepentingan warga Surabaya, supaya pelayanan semakin maksimal,” ujarnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Mohamad Dofir mengatakan penyelamatan atau pengembalian aset negara atau daerah menjadi perhatian khusus Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Banyaknya aset negara atau daerah yang dikuasai oleh pihak-pihak tertentu tentu akan berimplikasi pada adanya kerugian negara.

“Untuk itu, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam hal ini sangat berkepentingan dan berupaya untuk mengembalikan aset-aset negara atau daerah, karena dikuasai pihak-pihak lain secara ilegal. Ini dilakukan dalam bentuk wujud turut serta mendukung dan membangun bangsa dan negara,” kata Kajati Jatim.

Sebenarnya, lanjut dia, yang paling penting dalam penyelamatan itu bukan nilainya yang kali ini sampai mencapai Rp 3 miliar atau lebih, namun yang paling penting adalah semangat dari semua pihak dalam menyelamatkan aset tersebut. Ia juga bersyukur karena berkat sinergi antara jajaran Pemkot Surabaya dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Jatim, akhirnya aset yang terancam lepas bisa kembali ke tangan pemkot.

“Apabila kami diberikan surat lagi untuk mengurus aset yang masih dikuasai pihak ketiga, kami siap untuk menyelesaikan,” jelas Mohamad Dofir.(ris)